Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Asia Melemah Pasca Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga, Yen Menguat
Thursday, 14 August 2025 08:04 WIB | MARKET UPDATE |MSCI Asia PacificSaham Asia

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit pada pembukaan sesi Kamis (14/8), melemah setelah tiga hari menguat didorong oleh spekulasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve bulan depan.

Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,2% sementara saham di Jepang melemah 1%. Yen menguat 0,4% terhadap dolar. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Bank of Japan tertinggal dalam menangani inflasi dan memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga.

Ekuitas Tiongkok akan menjadi fokus setelah Indeks Nasdaq Golden Dragon Tiongkok naik untuk sesi kedua, didorong oleh pendapatan dari Tencent Holdings Ltd. Saham AS ditutup pada rekor tertinggi karena Apple Inc. dan Amazon.com Inc. naik. Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Obligasi pemerintah stabil pada hari Kamis setelah reli di sesi sebelumnya. Dolar melemah untuk hari ketiga berturut-turut.

Saham melonjak ke level rekor di tengah volatilitas rendah karena para pedagang sekarang sepenuhnya mengharapkan langkah seperempat poin oleh The Fed setelah angka inflasi awal pekan ini dianggap jinak. Tekanan eksternal pada The Fed juga datang dari pemerintahan Presiden Donald Trump dengan Bessent membuat permintaannya yang paling eksplisit agar bank sentral melakukan siklus pemotongan.

Mengenai Jepang, Bessent mengatakan bank sentral akan menaikkan suku bunga karena negara itu perlu mengendalikan "masalah inflasi."

Dalam survei Bloomberg terbaru terhadap para ekonom yang mengamati BOJ, sekitar 42% responden mengatakan mereka memperkirakan kenaikan suku bunga pada bulan Oktober, dengan sepertiganya memperkirakan kenaikan pada bulan Januari. BOJ diperkirakan akan tetap pada kebijakannya saat menetapkan kebijakan berikutnya pada 19 September.

Bessent ” yang menyarankan suku bunga acuan The Fed seharusnya setidaknya 1,5 poin persentase lebih rendah dari sekarang ” mengatakan para pejabat mungkin akan memangkas suku bunga jika mereka mengetahui data revisi pasar tenaga kerja yang keluar beberapa hari setelah pertemuan terakhir.

Komite Pasar Terbuka Federal Reserve bulan lalu mempertahankan suku bunga acuan mereka pada kisaran target 4,25% hingga 4,5%. (Arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS