
Pasar saham Eropa ditutup melemah tajam dalam perdagangan Jumat (1/8), dengan Stoxx Europe 600 turun 1,8%, DAX Jerman turun 2,5%, FTSE 100 turun 0,7%, CAC Prancis turun 2,9%, dan Indeks Pasar Swiss turun 0,8%.
Tingkat inflasi tahunan di kawasan euro diperkirakan 2,0% pada bulan Juli, tidak berubah dari bulan Juni, menurut perkiraan awal dari Eurostat, kantor statistik Uni Eropa. Para analis sebelumnya memperkirakan inflasi sebesar 1,9%, menurut Bloomberg.
Eurostat menyatakan bahwa makanan, alkohol, dan tembakau diperkirakan akan mengalami tingkat inflasi tahunan tertinggi pada bulan Juli, yaitu 3,3%, dibandingkan dengan 3,1% pada bulan Juni.
Tingkat inflasi tertinggi terjadi di Estonia, yaitu 5,6%, diikuti oleh Kroasia dan Slovakia, masing-masing sebesar 4,5%. Tingkat inflasi terendah terjadi di Siprus sebesar 0,1%, diikuti oleh Irlandia sebesar 1,6%, dan Jerman sebesar 1,8%.
Dan dalam berita perusahaan, saham Teleperformance turun 20,7% di bursa saham Paris setelah perusahaan tersebut menyatakan telah memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun 2025 ke batas bawah target 2% hingga 4% yang sebelumnya diperkirakan. (Arl)
Sumber: MT Newswires
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...