Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia Bergerak Variatif Di Tengah Gencatan Senjata Dan Komentar The Fed
Wednesday, 25 June 2025 09:32 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asia

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu (25/6), karena investor mempertimbangkan gencatan senjata antara Israel dan Iran, serta komentar baru dari Federal Reserve AS.

Ada optimisme yang berkembang bahwa gencatan senjata antara Israel dan Iran yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan bertahan.

S&P/ASX 200 Australia datar.

Kospi Korea Selatan naik 0,31%, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,21%.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225

naik 0,11%, sementara Topix turun 0,13%.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,66% dan CSI 300 Tiongkok daratan datar.

Kontrak berjangka AS hampir datar. Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks S&P 500 secara umum turun 0,1%, begitu pula kontrak berjangka Nasdaq 100. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 26 poin, atau 0,1%.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada hari Selasa bahwa Fed berkomitmen untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil hingga ada kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana tarif dapat memengaruhi harga.

Powell mengatakan para pembuat kebijakan "berada dalam posisi yang baik untuk menunggu guna mempelajari lebih lanjut tentang kemungkinan arah ekonomi sebelum mempertimbangkan penyesuaian apa pun terhadap sikap kebijakan kami."

Dalam semalam di dalam negeri, tiga indeks utama ditutup lebih tinggi. Dow Jones Industrial Average naik 507,24 poin, atau 1,19%, dan ditutup pada 43.089,02. S&P 500 naik 1,11% hingga berakhir pada 6.092,18. Indeks pasar secara umum sekarang sekitar 0,9% dari level tertingginya dalam 52 minggu. Nasdaq Composite naik 1,43%, ditutup pada level 19.912,53. Nasdaq 100 naik 1,53% dan mencapai rekor penutupan 22.190,52.(alg)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS