
Pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Rabu setelah Wall Street menguat karena reli teknologi, yang dipimpin oleh produsen chip Nvidia, dengan saham Korea Selatan memimpin kenaikan.
Saham perusahaan kecerdasan buatan itu naik hampir 3%, memperpanjang kenaikan hari Senin dan mendorong kapitalisasi pasar Nvidia melampaui Microsoft untuk pertama kalinya sejak Januari. Perusahaan chip Broadcom dan Micron Technology masing-masing naik lebih dari 3% dan 4%.
Pasar Korea Selatan menguat karena pemimpin partai oposisi Lee Jae-myung memenangkan pemilihan presiden. Indeks Kospi melonjak 2,44% hingga mencapai level tertinggi sejak Agustus tahun lalu, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,18%.
"Janji pemilihan Lee telah memberikan bobot yang cukup besar untuk meningkatkan nilai pasar saham Korea," kata John Cho, manajer portofolio ekuitas Korea di J.P. Morgan Asset Management, dalam sebuah catatan.
Rencananya untuk mengubah undang-undang komersial, yang akan memperluas tugas hukum anggota dewan untuk mencakup perlindungan kepentingan pemegang saham minoritas, akan "mendorong dewan untuk membuat lebih sedikit keputusan yang merusak nilai dan lebih banyak keputusan yang meningkatkan nilai," jelas Cho.
Ke depannya, ia berharap pemerintah Korea Selatan yang baru akan mengadopsi stimulus fiskal yang agresif untuk menghidupkan kembali ekonomi domestik sambil juga "secara pragmatis" menangani masalah perdagangan internasional.
"Kami percaya bahwa ekonomi domestik akan bangkit dari titik terendah pada semester kedua tahun 2024/semester pertama tahun 2025, dan kami terus bersikap positif terhadap produsen yang kompetitif secara global dan memiliki posisi unik, termasuk HBM [memori pita lebar tinggi] untuk AI, kesehatan dan kecantikan, dan industri berat," tambah Cho dalam catatan hari Rabu.
Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225
naik 0,88%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,57%.
Indeks CSI 300 Tiongkok Daratan naik 0,43% pada awal perdagangan, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,64%
S&P/ASX 200 Australia naik 0,68%. Perekonomian negara itu tumbuh 1,3% tahun-ke-tahun pada kuartal pertama tahun 2025, lebih rendah dari perkiraan pertumbuhan 1,5% di antara para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Angka terbaru tidak berubah dari pertumbuhan 1,3% tahun-ke-tahun pada kuartal sebelumnya.
Kontrak berjangka AS sedikit berubah setelah Wall Street naik karena reli teknologi dan laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS bertahan meskipun ada kekhawatiran risiko yang berasal dari tarif. Semalam di Amerika Serikat, indeks S&P 500 yang berbasis luas naik 0,58% dan ditutup pada 5.970,37, sementara Dow Jones Industrial Average naik 214,16 poin, atau 0,51%, dan berakhir pada 42.519,64. Nasdaq Composite naik 0,81% dan ditutup pada 19.398,96.(cay)
sumber: CNBC
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...