Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik mengikuti kenaikan Wall Street
Tuesday, 3 June 2025 09:57 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Bursa Asia-Pasifik sebagian besar naik pada hari Selasa menyusul kenaikan pada ketiga acuan Wall Street semalam, meskipun ketegangan perdagangan global meningkat.

Tiongkok menepis tuduhan AS bahwa mereka telah melanggar perjanjian perdagangan sementara. Sebaliknya, negara adidaya Asia itu menyalahkan Washington karena gagal menegakkan kesepakatan tersebut ” sebuah tanda bahwa negosiasi antara dua ekonomi terbesar dunia itu memburuk.

Sementara itu, Uni Eropa mengkritik niat Presiden AS Donald Trump untuk menggandakan tarif baja menjadi 50%, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut "merusak" negosiasinya sendiri dengan AS. Seorang juru bicara UE mengatakan bahwa blok itu "siap untuk memberlakukan tindakan balasan."

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik sebesar 0,6%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,18%.

Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 0,6%, setelah sempat mencapai level tertinggi hampir empat bulan di awal sesi.

Saldo giro berjalan negara yang disesuaikan secara musiman untuk kuartal pertama tahun 2025 mencatat defisit sebesar 14,7 miliar dolar Australia ($9,53 miliar), melebihi perkiraan defisit sebesar 13,1 miliar dolar Australia oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, tetapi merupakan perbaikan dari defisit sebesar 16,3 miliar dolar Australia pada kuartal sebelumnya.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,2% sementara CSI 300 Tiongkok Daratan turun 0,18% saat pembukaan.

Indeks manajer pembelian manufaktur Caixin/S&P Global berada di angka 48,3, dari 50,4 pada bulan April, dan meleset dari estimasi median Reuters sebesar 50,6. Angka tersebut turun di bawah 50, angka yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi, untuk pertama kalinya sejak September tahun lalu.

Pasar Korea Selatan ditutup pada hari pemungutan suara.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS