Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan beragam
Thursday, 29 May 2025 09:26 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu, setelah Wall Street menguat karena optimisme investor setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang batas waktu tarif 50% untuk impor Uni Eropa hingga 9 Juli.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225 dan Topix diperdagangkan datar hingga ditutup pada 37.722,4 dan 2.769,51. Kospi Korea Selatan melonjak 1,25% hingga mengakhiri hari perdagangan pada 2.670,15 dan Indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,23% hingga ditutup pada 728,79.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,13% hingga ditutup pada 8.396,9. Tingkat inflasi Australia naik 2,4% pada bulan April, tidak berubah sejak Februari tetapi lebih tinggi dari estimasi median 2,3% yang disurvei oleh Reuters.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,55% sementara CSI 300 Tiongkok daratan diperdagangkan datar dan ditutup pada level 3.836,24.

Nifty 50 India turun 0,17%.

Di Selandia Baru, bank sentralnya diperkirakan memangkas suku bunga acuan menjadi 3,25%. Dolar Selandia Baru menguat tipis setelah pengumuman tersebut dan diperdagangkan pada level 0,5947 terhadap dolar AS.

Kontrak berjangka AS sedikit berubah karena investor menunggu hasil pendapatan dari Nvidia dan risalah rapat Federal Reserve bulan Mei, yang akan dirilis pada Rabu sore waktu AS.

Semalam, tiga indeks saham utama ditutup lebih tinggi. Dow Jones Industrial Average naik 740,58 poin, atau 1,78%, dan ditutup pada level 42.343,65, sementara S&P 500 naik 2,05% menjadi 5.921,54. Keduanya mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut. Nasdaq Composite melonjak 2,47% menjadi 19.199,16 karena nama-nama teknologi seperti Tesla mengalami keuntungan besar.(cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS