Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik sebagian besar naik setelah reli Wall Street terhenti
Wednesday, 21 May 2025 09:10 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi pada hari Rabu setelah Wall Street menghentikan kenaikan enam hari berturut-turutnya.

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun 0,23% setelah negara tersebut melaporkan bahwa ekspor melambat untuk bulan kedua berturut-turut karena negara tersebut terhuyung-huyung di bawah tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump.

Kospi Korea Selatan turun 0,58% sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil diperdagangkan 0,95% lebih tinggi.

Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia naik 0,43%.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,45% saat pembukaan, sementara CSI 300 Tiongkok daratan diperdagangkan datar.

Bank Indonesia juga dijadwalkan untuk merilis keputusan kebijakannya di kemudian hari. Bank memangkas suku bunga kebijakan pada September 2024, dan kemudian lagi pada Januari 2025, tetapi mempertahankan suku bunga pada 5,75% sejak saat itu, HSBC mencatat dalam sebuah laporan.

"Mengingat pertumbuhan yang lemah, Bank Indonesia mungkin harus memulai siklus pemotongan suku bunga yang dalam," tulis bank tersebut.

"Karena beberapa alasan, kami yakin sudah waktunya untuk memulai kembali siklus pelonggaran pada bulan Mei," kata ekonom bank tersebut, mengutip pertumbuhan PDB kuartal pertama yang lemah dan melemahnya mata uang terhadap dolar AS.

Kontrak berjangka AS sedikit berubah. Kontrak berjangka S&P 500 goyah pada Selasa malam setelah sesi yang merugi di Wall Street yang menghentikan kemenangan beruntun. Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks secara luas turun 0,2%, seperti halnya kontrak berjangka Nasdaq 100. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 93 poin, atau 0,2%.

Semalam di Amerika Serikat, tiga rata-rata utama ditutup lebih rendah. Saham merosot pada hari Selasa karena reli besar yang dipimpin teknologi kehilangan tenaga dan S&P 500 mengakhiri enam hari kenaikan.

S&P 500 turun 0,39% hingga ditutup pada 5.940,46, sementara Nasdaq Composite turun 0,38% dan ditutup pada 19.142,71. Dow Jones Industrial Average turun 114,83 poin, atau 0,27%, berakhir pada 42.677,24. Investor menjual saham teknologi, yang telah memimpin kenaikan selama enam hari terakhir. Sektor ini turun 0,5%. Nvidia turun 0,9%. Advanced Micro Devices, Meta Platforms, Apple dan Microsoft juga turun.(cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS