
Dow Jones Industrial Average (DJIA) mengikuti pasar yang lebih luas yang lebih rendah pada hari Jumat, turun ke 41.150 karena investor bersiap untuk akhir pekan yang menegangkan. Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan memulai pembicaraan dagang di Swiss akhir pekan ini, tetapi para pembuat kebijakan dari kedua pemerintahan telah memperingatkan bahwa pembicaraan akan benar-benar bersifat pendahuluan. Delegasi Tiongkok secara khusus telah memperingatkan bahwa kesepakatan definitif mungkin akan terjadi beberapa bulan lagi.
Presiden AS Donald Trump membuka media sosial pada hari Jumat pagi, secara terbuka merenungkan tentang potensi pencabutan tarif atas barang-barang Tiongkok yang saat ini mencapai 145%. Donald Trump melontarkan gagasan untuk mengurangi tarif Tiongkok menjadi 80%. Tarif 80% atas barang-barang Tiongkok tidak dapat dibedakan dari 145%, karena kedua level tersebut sangat tinggi sehingga secara fungsional mewakili embargo perdagangan murah, yang menjadi sandaran seluruh ekonomi AS. Federal Reserve (Fed) bersikap menunggu dan melihat dengan tegas minggu ini, setelah mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan Mei. Sejumlah pembuat kebijakan Fed tampil di depan publik pada hari Jumat, tetapi mereka semua berupaya keras untuk menghindari berbicara langsung tentang kebijakan moneter. Fed tampaknya akan terus mengabaikan ketidakpastian dari kebijakan perdagangan yang tidak seimbang sehingga mustahil untuk memperkirakan hasil ekonomi secara akurat, membuat Fed yang bergantung pada data tetap berada di pinggir lapangan.
Menurut FedWatch Tool milik CME, pedagang suku bunga masih memperkirakan peluang yang lebih baik dari rata-rata bahwa Fed akan dipaksa untuk memberikan pemotongan suku bunga seperempat poin lagi pada bulan Juli, tetapi taruhan telah kembali ke arah penahanan suku bunga lagi. Pada pemotongan saat ini, pasar suku bunga memperkirakan peluang 40% bahwa Fed tidak akan memangkas pada bulan Juli, naik dari peluang 20% ‹‹hingga 30% yang beredar di awal minggu ini.(cay)
Sumber: Fxstreet
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...