Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow Jones Industrial Average turun 300 poin
Wednesday, 7 May 2025 00:37 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES

Dow Jones Industrial Average (DJIA) mengikuti pasar saham yang lebih luas yang turun pada hari Selasa, dengan ekuitas mengalami pukulan ringan menjelang pengumuman suku bunga Federal Reserve (Fed) yang akan datang pada hari Rabu. Investor juga menunggu berita terbaru yang berarti dari pemerintahan Trump mengenai serangkaian kesepakatan perdagangan yang diduga sedang dikerjakan. Namun, rinciannya masih samar hingga tidak ada.

The Fed secara umum diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada hari Rabu, tetapi poin pembicaraan Fed akan menjadi lebih penting bagi para pelaku pasar yang berharap tanda-tanda perubahan ke siklus pemotongan suku bunga dari para pembuat kebijakan Fed dalam beberapa bulan mendatang. Pasar suku bunga memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 100-125 basis poin selama 12 bulan ke depan.

Pemerintah Trump juga bersikeras bahwa Fed harus mulai memangkas suku bunga. Namun, posisi ini lebih berkaitan dengan keinginan untuk meredakan tekanan pembiayaan utang AS daripada mendukung mandat Fed untuk mendukung lapangan kerja maksimum dan mengendalikan volatilitas harga. Pejabat Fed sejauh ini tampaknya secara struktural menentang pemangkasan suku bunga sebelum waktu yang tepat.

Menurut pemerintahan Trump, sejumlah kemungkinan kesepakatan perdagangan sedang dalam proses. Rincian spesifik, atau bahkan negara mana saja yang diduga menjadi tempat negosiasi kesepakatan perdagangan ini, masih menjadi rahasia. Menurut staf utama dalam pemerintahan Trump, kesepakatan perdagangan ini sedang dinegosiasikan dengan 17-18 negara. Tidak satu pun dari negara-negara tersebut yang tampaknya adalah Tiongkok, yang baru-baru ini menyatakan kemungkinan kesediaan untuk mendekati meja perundingan, menepis klaim Donald Trump bahwa pemerintahannya telah bernegosiasi dengan pejabat Tiongkok yang tidak disebutkan namanya selama berminggu-minggu.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS