Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Hentikan Reli di Iringi Risiko Perang Dagang yang Masih Ada
Monday, 5 May 2025 21:52 WIB | MARKET UPDATE |US Stocks

Pergerakan pasar saham yang bersejarah terhenti karena pernyataan tarif terbaru Presiden Donald Trump tidak banyak membantu investor yang bersiap menghadapi dampak perang dagangnya terhadap ekonomi dan laba perusahaan.

Bahkan data yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan penyedia layanan AS tidak mampu mengangkat sentimen, dengan S&P 500 menghentikan kenaikan terpanjangnya dalam sekitar 20 tahun. Sementara Trump mengisyaratkan beberapa kesepakatan perdagangan dapat terjadi minggu ini, ia mengisyaratkan tidak ada kesepakatan segera dengan Tiongkok. Ketika presiden memperluas kebijakan pembatasannya pada impor AS ke sektor hiburan, saham perusahaan seperti Netflix Inc. dan Walt Disney Co. jatuh.

Data ekonomi terkini tampaknya telah mengasumsikan kekhawatiran pasar akan resesi, tetapi hasil perang tarif Trump belum terasa. Bagi beberapa pengamat pasar, tarif pada akhirnya akan memperlambat ekonomi AS karena rantai pasokan terganggu dan kepercayaan konsumen anjlok, dengan peningkatan pungutan yang mungkin memberikan setidaknya guncangan inflasi sementara.

"S&P 500 menghapus aksi jual tarif dengan salah satu ledakan momentum jangka pendek terkuatnya dalam 20 tahun terakhir, tetapi masih harus dilihat apakah itu dapat menghasilkan pasar bullish baru," kata Chris Larkin di E*Trade dari Morgan Stanley.

Perhatian akan segera beralih ke keputusan Federal Reserve minggu ini setelah pedagang obligasi mengurangi taruhan pemotongan suku bunga yang telah terus meningkat karena perang dagang Trump menimbulkan malapetaka di pasar keuangan.

Selama pasar tenaga kerja tetap kuat, bank sentral dapat dengan mudah membenarkan sikap diamnya. Sementara Jerome Powell dan rekan-rekannya biasanya menyambut baik pendinginan inflasi terbaru, bea masuk AS yang lebih tinggi atas impor berisiko mengacaukan kemajuan di bidang itu. S&P 500 turun 0,7%. Nasdaq 100 turun 0,9%. Dow Jones Industrial Average turun 0,2%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun naik empat basis poin menjadi 4,35%. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,3%.

Minyak mentah turun karena OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang besar. Dolar Taiwan melonjak paling tinggi sejak 1988 karena spekulasi bahwa otoritas akan mengizinkannya untuk menguat guna membantu mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS.(Ads)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS