
Saham AS menguat tajam pada hari Jumat(2/5) setelah bukti pasar tenaga kerja yang kuat meredakan kekhawatiran akan resesi tahun ini. S&P 500, Dow, dan Nasdaq 100 semuanya naik di atas 1%, dengan dua yang pertama siap mencatat kenaikan beruntun sembilan sesi.
AS menambah 177 ribu pekerjaan pada bulan April, lebih dari ekspektasi 130 ribu, sementara tingkat pengangguran tetap tidak berubah dan upah tumbuh longgar sesuai dengan ekspektasi.
Momentum yang lebih kuat juga disebabkan oleh China yang menyatakan akan mempertimbangkan untuk memulai pembicaraan dengan Gedung Putih mengenai potensi kesepakatan perdagangan. Kenaikan terjadi secara luas di sebagian besar sektor pasar saham.
Di sisi pendapatan, Exxon Mobil dan Chevron keduanya mendekati 2% lebih tinggi setelah mengumumkan hasil mereka. Namun, Apple turun 5% setelah raksasa itu menggarisbawahi bahwa tarif akan merugikan pendapatannya tahun ini, sementara Amazon turun 1% karena panduan yang lebih lemah dari yang diharapkan. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...