Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Anjlok Karena Nvidia Menyeret Turun Sektor Teknologi
Wednesday, 16 April 2025 20:43 WIB | MARKET UPDATE |US Stocks

Saham anjlok pada hari Rabu(16/4) karena investor menilai peringatan keras dari Nvidia yang menekan sektor teknologi global.

Dow Jones Industrial Average turun 180 poin, atau 0,4%. S&P 500 turun 0,9%, dan Nasdaq Composite turun 1,8%.

Saham Nvidia turun 6% setelah raksasa chip itu mengatakan akan membukukan biaya triwulanan sebesar $5,5 miliar terkait dengan ekspor unit pemrosesan grafis H20 ke China dan negara-negara lain. Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pengajuan bahwa pemerintah AS memerlukan lisensi untuk mengirim chip dari AS ke China.

Pembuat chip lainnya mengikuti Nvidia lebih rendah. AMD turun lebih dari 6%, sementara Micron Technology turun 3%. Menambah penurunan chip yang lebih luas adalah laporan laba yang mengecewakan dari ASML, dengan saham yang terdaftar di AS turun lebih dari 5%.

Teknologi besar juga merasakan tekanan. Meta Platforms merosot lebih dari 2%, sementara induk perusahaan Google, Alphabet, dan Tesla masing-masing turun lebih dari 1%.

Tindakan hari Rabu terjadi saat investor mencoba mengatasi meningkatnya ketegangan perdagangan global.

AS telah mengumumkan tarif di banyak negara, termasuk China. Beberapa dari pungutan tersebut ditangguhkan selama 90 hari minggu lalu, meskipun bea masuk atas impor China tidak termasuk dalam penghentian tersebut. Selama akhir pekan, Presiden Donald Trump mengumumkan pengecualian tarif terhadap impor ponsel pintar dan PC, meskipun ia kemudian mengisyaratkan bahwa ini hanya sementara.

Sejak pemerintahan Trump pertama kali mengumumkan tarif "timbal balik" pada tanggal 2 April, rata-rata utama turun lebih dari 4% masing-masing.

"Pada dasarnya, permainan adu domba antara China dan AS terus berlanjut, dan negara-negara lain mencoba mencari cara untuk mengatasi ini. Dan pada dasarnya, permainan adu domba antara pemerintah dan Federal Reserve terus berlanjut," Mohamed El-Erian, kepala penasihat ekonomi di Allianz, mengatakan pada hari Selasa di acara "Closing Bell: Overtime" CNBC. "Jadi, sambutlah ketenangan ini, tetapi jangan sampai kita terbiasa, karena saya menduga akan ada volatilitas di masa mendatang." (Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS