Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Asia-Pasifik Menguat Setelah Reli Teknologi Mendorong Wall Street Lebih Tinggi
Tuesday, 15 April 2025 07:29 WIB | MARKET UPDATE |Saham AsianBursa Asia

Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi pada hari Selasa (15/4) setelah ketiga tolok ukur utama di Wall Street menguat karena reli teknologi.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225 mengawali hari dengan kenaikan 1,04%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 1,14%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,39% pada pembukaan, sementara indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,32%.

Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia naik 0,15% pada awal perdagangan.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 21.585, menunjukkan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di level 21.417,40.

India diperkirakan akan merilis angka inflasi untuk bulan Maret di kemudian hari. Ekonom yang disurvei oleh Reuter memperkirakan indeks harga konsumen negara itu akan mencapai 3,60%, dibandingkan dengan 3,61% pada bulan sebelumnya.

Sebuah jajak pendapat terpisah menunjukkan bahwa indeks harga grosir India diperkirakan akan mencapai 2,5% pada bulan Maret, dari 2,38% pada bulan Februari.

Harga berjangka AS merosot karena investor menunggu laporan laba kuartal pertama dan mempertimbangkan rencana tarif Presiden AS Donald Trump.

Pemberitahuan oleh Departemen Perdagangan AS mengindikasikan bahwa mereka akan menyelidiki dampak dari "impor semikonduktor dan peralatan manufaktur semikonduktor" serta "farmasi dan bahan farmasi, termasuk produk obat jadi," terhadap keamanan nasional di AS.

Semalam di dalam negeri, saham naik dalam sesi yang berombak, berkat reli pada saham-saham teknologi yang didorong oleh pengecualian tarif yang mengejutkan dari Trump.

Dow Jones Industrial Average naik 312,08 poin, atau 0,78%, dan ditutup pada level 40.524,79. Nasdaq Composite naik 0,64% dan ditutup pada level 16.831,48, sementara S&P 500 naik 0,79% dan ditutup pada level 5.405,97.(Ads)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS