Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Asia-Pasifik Menguat Setelah Trump Menghentikan Tarif Pada Barang Elektronik Konsumen
Monday, 14 April 2025 09:46 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asia

Pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Senin (14/4) karena Presiden AS Donald Trump menghentikan tarif pada beberapa barang elektronik konsumen, yang meningkatkan sentimen risiko.

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik 1,37% sementara indeks Topix yang lebih luas naik 1,41%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,88% sementara indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 1,46%.

Indeks CSI 300 Tiongkok Daratan naik 0,57% saat pembukaan sementara Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,93%.

Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia

naik 1%.

Pasar India tutup karena hari libur umum.

Trump mengecualikan telepon pintar dan komputer serta perangkat dan komponen lain seperti semikonduktor dari tarif "timbal balik" barunya, menurut panduan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS yang dikeluarkan Jumat malam.

Namun, Trump dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick pada hari Minggu menyatakan bahwa pengecualian tersebut tidak permanen, sehingga menimbulkan lebih banyak ketidakpastian.

Trump mengatakan dalam sebuah posting Truth Social bahwa produk-produk ini masih "tunduk pada Tarif Fentanyl 20% yang ada, dan mereka hanya pindah ke 'kelompok' Tarif yang berbeda."

Beberapa negara di kawasan tersebut juga sedang mempersiapkan negosiasi perdagangan dengan AS minggu ini.

Trump terlibat dalam negosiasi dengan negara-negara termasuk Vietnam, India, Korea Selatan, dan Jepang, dan memprioritaskan mitra dagang yang ada yang strategis untuk melawan China, menurut dua orang yang dekat dengan Gedung Putih, menurut laporan dari Politico.

Perwakilan perdagangan utama Jepang Akazawa Ryosei dijadwalkan untuk mengunjungi AS minggu ini untuk berunding dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, menurut penyiar lokal NHK.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS