Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa naik karena volatilitas yang dipicu tarif terus berlanjut
Friday, 11 April 2025 14:39 WIB | MARKET UPDATE |EUROPE

Bursa saham Eropa dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan awal hari Jumat karena minggu yang bergejolak bagi saham hampir berakhir dan kekhawatiran tentang perang dagang antara AS dan Tiongkok terus berlanjut.

Stoxx 600 pan-Eropa dibuka naik 0,4%, dengan FTSE 100 Inggris naik tipis 0,5%, sementara Dax Jerman dan CAC 40 Prancis naik 0,4% pada pukul 8.10 pagi waktu London.

Semua sektor pasar saham, kecuali energi, diperdagangkan di wilayah positif.

Ini merupakan minggu yang bergejolak bagi pasar Eropa, dan global, karena investor telah bereaksi terhadap perkembangan yang sering terjadi dalam kebijakan perdagangan global yang dipicu oleh rencana tarif terbaru Presiden AS Donald Trump.

Tarif timbal balik yang disebut Trump mulai berlaku awal minggu ini sebelum diturunkan sementara menjadi 10% selama 90 hari untuk memungkinkan negosiasi perdagangan dengan sebagian besar dari hampir 90 negara dan wilayah yang menjadi sasaran. Namun, tarif impor dari Tiongkok dinaikkan.

Uni Eropa pada hari Kamis menanggapi dengan nada yang sama, menghentikan penerapan tindakan balasan selama 90 hari. "Kami ingin memberi kesempatan pada negosiasi," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di media sosial.

Namun, ketidakpastian kebijakan perdagangan tetap ada, karena tidak jelas bagaimana negosiasi antara AS dan mitra dagangnya akan berjalan. Kekhawatiran tentang perang dagang antara AS dan Tiongkok menjadi perhatian utama.

Kedua negara saling menjatuhkan dengan tarif yang semakin tinggi sepanjang minggu, dengan Gedung Putih pada hari Kamis mengonfirmasi kepada CNBC bahwa tarif kumulatif untuk Tiongkok sekarang secara efektif akan mencapai 145%. Ini termasuk bea masuk 125% untuk barang, serta bea masuk terkait fentanil sebesar 20%.

Pasar Asia-Pasifik terakhir kali beragam. Di Amerika Serikat, saham berjangka AS merosot setelah sesi saham yang merugi pada hari Kamis.

Di Eropa, investor pada hari Jumat akan mencermati rilis data produk domestik bruto Inggris bulanan.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS