Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik anjlok karena tarif khusus negara Trump mulai berlaku
Wednesday, 9 April 2025 09:32 WIB | MARKET UPDATE |MSCI Asia Pacific

Asia-Pasifik anjlok pada hari Rabu karena investor bersiap menghadapi tarif khusus negara Presiden AS Donald Trump yang akan mulai berlaku tengah malam di Amerika Serikat.

S&P/ASX 200 Australia turun 1,06%.

Nikkei 225 Jepang turun 3,14%, sementara Topix diperdagangkan 3,26% lebih rendah. Kospi Korea Selatan turun 0,18% sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,44%.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 3,86%, sementara Indeks Hang Seng Tech turun 5,42%.

Tarif tambahan akan berlaku tepat setelah tengah malam di AS, menambah bea dasar 10% yang telah diterapkan pada hari Sabtu. Barang-barang China sekarang akan menghadapi tarif kumulatif sebesar 104%, Gedung Putih mengonfirmasi.

Investor juga akan mencermati keputusan Reserve Bank of India di kemudian hari. Bank sentral India diperkirakan akan memangkas suku bunga kedua berturut-turut hari ini, menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters, yang akan menaikkan suku bunga kebijakannya menjadi 6%.

Semalam di AS, tiga indeks utama ditutup lebih rendah. Dow Jones Industrial Average turun 320,01 poin, atau 0,84%, dan ditutup pada 37.645,59, sehingga kerugian empat harinya akibat kekhawatiran tarif menjadi lebih dari 4.500 poin. Apple memimpin kerugian dengan biaya pembuat iPhone yang akan melonjak dengan tarif baru China.

S&P 500 turun 1,57% hingga ditutup pada 4.982,77. Indeks tersebut hampir ditutup dalam pasar yang melemah, turun hampir 19% dari rekornya di bulan Februari, dan mengakhiri sesi di bawah 5.000 untuk pertama kalinya sejak April 2024. Selama empat hari terakhir, S&P 500 telah turun lebih dari 12%.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS