Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa Ditutup Turun Tajam Setelah China Mengenakan Tarif Balasan Pada AS
Friday, 4 April 2025 23:44 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Pasar saham Eropa ditutup turun tajam pada hari Jumat (04/4), dengan investor masih terguncang oleh skala tarif AS yang diumumkan minggu ini.

Indeks Stoxx 600 regional ditutup turun 5%, menandai kerugian mingguan terburuknya tahun ini, turun 8,3% dibandingkan minggu sebelumnya.

Perbankan turun 8,5% setelah penurunan 5,53% pada hari Kamis. Sektor ini dipandang rentan terhadap perlambatan pertumbuhan atau resesi, sekarang dipandang sebagai kemungkinan yang jauh lebih kuat baik untuk AS maupun ekonomi global. Ahli strategi Bank of America mengatakan pada hari Jumat bahwa bank juga merupakan "salah satu aset yang paling lambat maju dalam menilai masalah makro global." Tiongkok, yang telah dikenai tarif total sebesar 54% oleh AS, mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan membalas dengan tarifnya sendiri sebesar 34% atas semua barang yang diimpor dari AS mulai tanggal 10 April.

Sebagai tanggapan, Presiden AS Donald Trump mengatakan di Truth Social: "CINA SALAH, MEREKA PANIK - SATU HAL YANG TIDAK MAMPU MEREKA LAKUKAN!"

Stoxx 600 ditutup 2,57% lebih rendah pada hari Kamis, karena dunia mencerna bea masuk yang tinggi yang dijatuhkan Trump pada lebih dari 180 negara, yang menyebabkan kekhawatiran akan perang dagang global dan resesi AS mencapai titik didih.

Di antara sektor yang paling terpukul pada hari Kamis adalah ritel, dengan indeks Stoxx Luxury 10 turun 5,2% dalam sesi terburuknya selama hampir empat tahun. Saham raksasa pengiriman Maersk dan Hapag-Lloyd, yang menjadi indikator kesehatan ekonomi global, keduanya turun lebih dari 9%.

Tarif yang diberlakukan secara luas itu khususnya sangat ketat terhadap negara-negara berkembang yang bergantung pada ekspor di Asia yang memproduksi pakaian dan barang-barang konsumen lainnya untuk seluruh dunia. Tarif sebesar 25% yang diberlakukan Trump untuk kendaraan impor ke AS juga mulai berlaku minggu ini, mengikuti tarif yang ditetapkannya untuk baja dan aluminium.

Euro mengalami kenaikan yang kuat terhadap dolar AS setelah berita itu, mencapai titik tertinggi dalam enam bulan, meskipun diperdagangkan datar pada hari Jumat.

Ekonom masih berupaya keras untuk menilai skala dampaknya, yang akan bergantung pada berapa lama tarif tetap berlaku seperti saat ini dan bagaimana negara-negara lain membalasnya.

Uni Eropa pada hari Kamis mengatakan akan menyiapkan tindakan balasan terhadap AS jika negosiasi gagal.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak perusahaan-perusahaan Prancis untuk menghentikan investasi yang direncanakan di AS, dan penjabat menteri ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan Trump akan "menyerah di bawah tekanan" jika Eropa bersatu dalam tanggapannya.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS