Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Wall Street sell-off deepens on inflation worries, Dow closes 700 points lower
Saturday, 29 March 2025 03:44 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES

Saham-saham dijual pada hari Jumat, tertekan oleh meningkatnya ketidakpastian pada kebijakan perdagangan AS serta prospek inflasi yang lebih suram.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 715,80 poin, atau 1,69%, pada 41.583,90. S&P 500 turun 1,97% menjadi 5.580,94, mengakhiri minggu dengan penurunan untuk kelima kalinya dalam enam minggu terakhir. Nasdaq Composite jatuh 2,7% menjadi 17.322,99.

Saham beberapa raksasa teknologi turun, memberi tekanan pada pasar yang lebih luas. Google-induk Alphabet turun 4,9%, sementara Meta dan Amazon masing-masing turun 4,3%.

Minggu ini, S&P 500 turun 1,53%, sementara 30 saham Dow turun 0,96%. Nasdaq turun 2,59%.

Saham merosot pada hari Jumat setelah pembacaan akhir Universitas Michigan mengenai sentimen konsumen untuk bulan Maret mencerminkan ekspektasi inflasi jangka panjang tertinggi sejak 1993.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti hari Jumat juga keluar lebih tinggi dari yang diharapkan, naik 2,8% pada bulan Februari dan mencerminkan peningkatan 0,4% untuk bulan tersebut, memicu kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones telah mencari angka masing-masing sebesar 2,7% dan 0,3%. Pengeluaran konsumen meningkat 0,4% untuk bulan tersebut, di bawah perkiraan 0,5%, menurut data terbaru dari Biro Analisis Ekonomi.

"Pasar tertekan oleh kedua belah pihak. Ada ketidakpastian seputar tarif timbal balik minggu depan yang akan memukul sektor ekspor utama seperti teknologi di samping kekhawatiran tentang melemahnya konsumen yang menghadapi harga yang lebih tinggi yang akan memukul sektor-sektor seperti barang-barang yang tidak penting," kata Scott Helfstein, kepala strategi investasi di Global X.

Helfstein menambahkan, bagaimanapun, bahwa berita tentang inflasi dan pengeluaran konsumen "tidak seburuk itu" dan bisa jadi hanya merupakan hambatan dalam sentimen jangka pendek karena investor berjuang untuk memahami kebijakan baru pemerintahan Trump.

"Meskipun terjadi aksi jual hari ini dan volatilitas pasar yang lebih luas dalam beberapa minggu terakhir, belum ada arus masuk yang besar ke pasar uang. Tampaknya banyak investor mencoba untuk bertahan," katanya.

Laporan inflasi terbaru muncul di tengah serangkaian pengumuman tarif dari Gedung Putih, yang telah mengguncang pasar dalam beberapa minggu terakhir. Investor menantikan tanggal 2 April, ketika Presiden Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan rencana tarif lebih lanjut, untuk kejelasan lebih lanjut.

Pada hari Jumat, Perdana Menteri Kanada Mark Carney memberi tahu Trump bahwa pemerintah Kanada akan menerapkan tarif balasan menyusul pengumuman hari Rabu. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Uni Eropa mengidentifikasi konsesi yang dapat diberikan kepada pemerintahan Trump untuk mengurangi tarif balasan dari AS.

Trump awal minggu ini mengumumkan tarif 25% untuk "semua mobil yang tidak dibuat di Amerika Serikat," sebuah keputusan yang merugikan saham otomotif dan menimbulkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS