Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
S&P 500 Naik Menjelang Keputusan Suku Bunga Federal Reserve
Wednesday, 19 March 2025 22:18 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

S&P 500 naik pada hari Rabu (19/3) karena investor menunggu pengumuman kebijakan dari Federal Reserve di kemudian hari.

Indeks pasar umum diperdagangkan 0,7% lebih tinggi, sementara Nasdaq Composite

naik sekitar 1%. Dow Jones Industrial Average naik 236 poin, atau sekitar 0,6%.

The Fed dijadwalkan untuk menyampaikan keputusan kebijakan terbarunya pada pukul 2 siang ET. Meskipun The Fed secara luas diharapkan untuk mempertahankan suku bunga yang stabil, investor akan mencari tahu apakah bank sentral mempertahankan prospeknya untuk dua kali pemotongan suku bunga tahun ini. Mereka juga akan mendengarkan Ketua The Fed Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang bagaimana ia melihat ekonomi dengan latar belakang meningkatnya ketegangan antara AS dan mitra dagang utama.

"Saya pikir ada pengakuan umum bahwa bahasa Powell akan bersifat mendamaikan dengan apa yang kita lihat pada bulan Desember dan Januari, yaitu gagasan bahwa kita telah membuat kemajuan luar biasa dalam melawan inflasi," kata Michael Green, kepala strategi di Simplify Asset Management, kepada CNBC.

Green memiliki pandangan konsensus bahwa tidak mungkin bank sentral akan memangkas suku bunga pada pertemuan ini, tetapi kemungkinan akan melakukan beberapa pemangkasan suku bunga ke depannya selama sisa tahun ini.

"Semua yang akan mereka coba lakukan pada pertemuan ini dirancang untuk mengurangi ketidakpastian dan ketegangan seputar apa yang akan dilakukan Trump pada tanggal 2 April," lanjutnya.

Bersamaan dengan keputusan kebijakannya, Fed akan mengungkap proyeksi triwulanannya mengenai PDB, pengangguran, dan inflasi. Pada hari Rabu, CEO Bank of America Brian Moynihan mengatakan di acara "Squawk Box" CNBC bahwa ekonomi "bertahan lebih baik daripada yang diperkirakan orang."

Investor baru saja melewati hari Selasa yang buruk, yang menyebabkan aksi jual pasar baru-baru ini kembali dengan kekuatan penuh setelah dua sesi yang menguntungkan.

Dow turun 0,6%, sementara S&P 500 turun lebih dari 1%. Indeks pasar secara umum ditutup turun 8,6% dari rekor penutupan Februari. Nasdaq turun 1,7%.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS