Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow Melonjak 500 Poin, Tetapi Masih Menuju Minggu Terburuk Dalam Dua Tahun
Friday, 14 March 2025 22:19 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

Saham menguat pada hari Jumat (14/3) tetapi tetap berada di jalur penurunan mingguan yang tajam karena volatilitas terus menyebar melalui Wall Street.

Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 501 poin lebih tinggi, atau 1,2%. S&P 500 naik 1,6%, dan Nasdaq Composite naik 2,1%. Saham Nvidia melonjak lebih dari 4%. Tesla dan Meta Platforms naik lebih dari 1% bersama dengan Netflix , Amazon dan Apple.

Sentimen di Wall Street mendapat dorongan pada hari Jumat karena tampaknya penutupan pemerintah akan dihindari. Pemimpin minoritas Senat Chuck Schumer, D-N.Y., mengatakan dia tidak akan memblokir RUU pendanaan pemerintah Republik.

Namun, data yang dirilis hari Jumat dari University of Michigan mengonfirmasi bahwa kepercayaan konsumen telah menurun akibat ketidakpastian terkait tarif yang sedang berlangsung, kekhawatiran yang telah mendorong pasar turun selama tiga minggu terakhir. Sentimen konsumen turun pada bulan Maret menjadi 57,9, lebih rendah dari yang diharapkan oleh 63,2 ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

"Sentimen konsumen memburuk, ekspektasi inflasi meningkat, imbal hasil Treasury 10 tahun

meningkat. Anda akan berpikir bahwa pasar akan turun. Jadi banyak orang mengamati untuk melihat apakah reli ini memiliki jangkauan atau pijakan," kata Thomas Martin, manajer portofolio di Globalt Investments.

Penurunan 1,4% pada hari Kamis menyeret S&P 500 turun 10,1% dari rekor penutupan yang dicapai bulan lalu, sehingga secara resmi mengalami koreksi. Ini didefinisikan sebagai penurunan setidaknya 10% dari titik tertinggi baru-baru ini. Dow dan Nasdaq yang terdiri dari 30 saham masing-masing turun 1,3% dan sekitar 2% dalam sesi tersebut.

Dengan penurunan hari Kamis, Nasdaq jatuh lebih jauh ke wilayah koreksi dan sekarang turun lebih dari 9% tahun ini. Russell 2000 yang berfokus pada kapitalisasi pasar kecil telah turun sekitar 18% dari titik tertingginya baru-baru ini, yang berarti mendekati pasar yang melemah, atau penurunan sebesar 20%.

Itu menandai tonggak sejarah lain dalam kemunduran yang telah mencengkeram investor selama tiga minggu terakhir karena kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang kadang-kadang naik dan kadang-kadang turun mendorong ketidakpastian dan volatilitas pasar. Ketiga indeks utama telah turun lebih dari 4% minggu ini.

Dow berada di jalur untuk minggu penurunan kedua berturut-turut dan penurunan mingguan terburuk sejak Maret 2023. Ini akan menjadi minggu negatif keempat berturut-turut untuk S&P 500 dan Nasdaq.

Investor bersiap untuk pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dijadwalkan minggu depan, di mana dana berjangka Fed memperkirakan kemungkinan 97% suku bunga akan tetap stabil, menurut alat FedWatch CME.

"Yang ingin kami lihat adalah suku bunga tidak naik, karena itu akan menjadi indikasi bahwa Fed kehilangan kendali. Jika Fed mengatakan mereka akan memangkas dan menaikkan suku bunga, itu menunjukkan kurangnya kepercayaan," imbuh Martin.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS