Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa Dibuka Lebih Tinggi Karena UE Mengenakan Tarif Logam Pada AS
Wednesday, 12 March 2025 15:27 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Pasar Eropa melonjak pada pembukaan setelah Uni Eropa mengumumkan tarif balasan atas impor baja dan aluminium AS.

Stoxx 600 regional naik 0,6% tak lama setelah bel pembukaan, dengan semua bursa utama di wilayah positif.

Investor regional juga akan memantau setiap perkembangan tentang kemungkinan gencatan senjata untuk Ukraina, serta pendapatan perusahaan, dengan raksasa pakaian Inditex dan Puma dan pembuat mobil Porsche memberi tahu investor tentang keuangan mereka.

Sentimen pasar di kawasan tersebut meningkat pada hari Selasa karena pembicaraan antara pejabat AS dan Ukraina di Arab Saudi pada hari Selasa berakhir dengan Ukraina menyetujui gencatan senjata 30 hari segera yang dinegosiasikan oleh AS jika Rusia menerima rencana tersebut.

Sebagai bagian dari rencana tersebut, AS mencabut jeda bantuan militernya ke negara itu, serta pembagian informasi intelijen. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa keputusan sekarang berada di tangan Rusia mengenai apakah gencatan senjata akan tercapai.

Pasar global juga akan fokus pada data inflasi AS terbaru yang akan dirilis pada sesi perdagangan berikutnya. Baca pratinjau inflasi CNBC di sini.

Pasar AS telah mengalami pasang surut di tengah ketidakpastian seputar tarif Presiden Donald Trump. Bea masuk sebesar 25% untuk impor baja dan aluminium mulai berlaku pada hari Rabu.

Acara CONVERGE LIVE CNBC dimulai di Singapura pada hari Rabu, dengan acara dua hari yang menampilkan pembicara dan kontributor dari seluruh dunia bisnis, teknologi, dan politik.

Pada hari pertama forum, kami akan menghadirkan bincang-bincang santai dan panel bersama para pemimpin bisnis, termasuk pendiri Bridgewater Ray Dalio dan CEO Salesforce Marc Benioff, serta Alec Kersman, direktur pelaksana dan kepala Asia-Pasifik di Pimco, Ángela Pérez, ketua dan CEO Cofides, dan Kamal Bhatia, presiden dan CEO Principal Asset Management.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS