Dow Jones Industrial Average turun pada hari Selasa (11/3) setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif tambahan pada baja dan aluminium Kanada yang masuk ke AS.
Rata-rata 30 saham tersebut turun 565 poin, atau 1,4%, sementara S&P 500 turun 1%. Nasdaq Composite tergelincir 0,6%.
Dalam sebuah unggahan Truth Social, Trump mengatakan bea masuk baja dan aluminium akan berlipat ganda menjadi 50% dari 25%, efektif mulai hari Rabu. Ini adalah yang terbaru dalam serangkaian langkah kebijakan perdagangan yang meningkat yang telah memicu kekhawatiran akan resesi ekonomi AS. Gedung Putih telah mengenakan tarif pada impor Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, yang menyebabkan kerugian tajam pada ekuitas.
Pada hari Senin, Nasdaq mengalami hari terburuknya sejak September 2022, turun 4%. Dow yang terdiri dari 30 saham, yang kehilangan hampir 900 poin, ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 harinya untuk pertama kalinya sejak 1 November 2023.
Nasdaq Composite telah jatuh ke wilayah koreksi, turun lebih dari 10% dari rekor yang ditetapkan pada akhir tahun 2024, sementara S&P 500 diperdagangkan sekitar 9% di bawah titik tertinggi sepanjang masa yang ditetapkan pada bulan Februari.
Penurunan tersebut menyebabkan Citigroup menurunkan peringkatnya pada saham AS menjadi netral dari overweight, dengan menunjuk pada "jeda dalam keistimewaan AS" sebagai alasannya. Yang menambah kekhawatiran seputar ekonomi adalah panduan terbaru dari Delta Air Lines. Perusahaan memangkas prospek pendapatannya karena permintaan AS yang lebih lemah, mendorong saham turun lebih dari 8%.
"Jelas ada toleransi terhadap rasa sakit di pihak pemerintah dalam mengejar tujuan perdagangan yang belum tentu sepenuhnya bersifat ekonomi," kata Ross Mayfield, ahli strategi investasi Baird. "Saat ini saya masih beranggapan bahwa kita tidak sedang berada di ambang resesi, tetapi mungkin perlambatan atau ketakutan akan pertumbuhan. Aksi jual yang terjadi di luar resesi cenderung lebih singkat dan lebih ringan daripada aksi jual yang terjadi saat resesi."
Ketika ditanya tentang kemungkinan resesi, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News yang ditayangkan pada hari Minggu bahwa ekonomi sedang melalui "periode transisi." Pernyataan itu disampaikan setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC pada hari Jumat bahwa mungkin ada "periode detoksifikasi" bagi ekonomi karena pemerintahan Trump memangkas pengeluaran federal.
Investor sangat menantikan rilis indeks harga konsumen dan indeks harga produsen bulan Februari, yang masing-masing akan dirilis pada hari Rabu dan Kamis pagi. Keduanya merupakan indikator penting bagi kesehatan ekonomi AS.
"Sangat penting bagi kita untuk tidak melihat kejutan positif pada CPI karena pada titik ini, Fed memiliki banyak dana untuk turun tangan guna memangkas suku bunga dan mencoba meningkatkan permintaan jika ekonomi melambat secara signifikan," Mayfield menambahkan. "Namun, mereka hanya dapat melakukan hal tersebut jika mereka merasa ekspektasi inflasi dan inflasi terkendali dengan baik."(Newsmaker23)
Sumber: CNBC
STOXX 50 menguat 0,4% dan STOXX 600 menguat 0,3% pada hari Jumat(18/7), karena investor memantau dengan cermat laporan keuangan dan berita perusahaan, sembari tetap waspada terhadap tanda-tanda kemaju...
Saham Australia mencapai rekor tertinggi seiring pasar Asia-Pasifik mengikuti penguatan Wall Street, didorong oleh laporan data ekonomi AS yang kuat dan serangkaian laporan laba perusahaan yang lebih ...
Saham AS menguat pada hari Kamis, didukung oleh laporan keuangan yang optimis dan data ekonomi yang solid karena pasar mengabaikan kekhawatiran yang masih ada atas kritik Presiden Trump terhadap The F...
Indeks futures S&P 500 dan Nasdaq 100 naik tipis masing-masing 0,1% dan 0,2% pada Kamis pagi (17/7), sementara Dow Jones bergerak datar. Apa penyebabnya? Para investor mencerna serangkaian data ekonom...
STOXX 50 naik 0,9% dan STOXX 600 naik 0,6% pada hari Kamis(17/7), menandai kenaikan pertama mereka dalam enam dan lima sesi berturut-turut, seiring perhatian investor beralih ke laporan keuangan perus...
Harga emas naik ke level tertinggi harian baru selama sesi Eropa hari Jumat (18/7), melanjutkan rebound dari posisi terendah lebih dari satu minggu sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan Dolar AS menyusul pernyataan dovish dari Gubernur...
Hang Seng melonjak 327 poin atau 1,3% dan ditutup di level 24.825 pada hari Jumat (18/7), membalikkan penurunan selama dua hari terakhir karena semua sektor berpartisipasi dalam reli. Indeks mencapai level tertinggi dalam empat bulan dan naik 2,8%...
STOXX 50 menguat 0,4% dan STOXX 600 menguat 0,3% pada hari Jumat(18/7), karena investor memantau dengan cermat laporan keuangan dan berita perusahaan, sembari tetap waspada terhadap tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan antara AS dan Uni...
Harga konsumen AS naik paling tinggi dalam lima bulan terakhir pada bulan Juni di tengah kenaikan biaya beberapa barang, menunjukkan bahwa tarif...
Saham-saham Eropa menghapus kenaikan awal dan ditutup sebagian besar melemah pada hari Selasa karena pasar terus menilai bagaimana potensi tarif...
Bank sentral AS kemungkinan perlu mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk sementara waktu guna memastikan inflasi tetap rendah di tengah...
Seruan Presiden Donald Trump yang kembali meminta pengunduran diri Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah mendorong investor untuk melindungi...