Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Eropa Dibuka Dengan Lesu Laba Tahunan Volkswagen Turun
Tuesday, 11 March 2025 15:10 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Pasar Eropa dibuka dengan beragam pada hari Selasa (11/3) karena pasar global tertekan di tengah kecemasan bahwa ekonomi AS akan menderita karena kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump.

Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan dibuka 9 poin lebih tinggi pada 8.606, DAX Jerman naik 5 poin pada 22.613, CAC Prancis turun 7 poin pada 8.041 dan FTSE MIB Italia turun 9 poin pada 38.816, menurut data dari IG.

Para pedagang akan fokus pada pendapatan dari Persimmon, Lego, dan Leonardo yang juga akan dirilis pada hari Selasa.

Volkswagen melaporkan penurunan laba operasi tahunan sebesar 15% dari tahun ke tahun pada hari Selasa, dengan alasan peningkatan biaya dan "pengeluaran luar biasa" terkait rencana restrukturisasinya.

Pasar regional memulai minggu perdagangan baru di wilayah yang lebih rendah pada hari Senin, melanjutkan volatilitas yang terlihat di pasar dunia minggu lalu dalam menghadapi ketidakpastian atas prospek perdagangan dan tarif global.

S&P 500 futures diperdagangkan di sekitar garis datar pada Selasa pagi setelah kekhawatiran bahwa resesi akan menghantam ekonomi AS memicu aksi jual besar-besaran pada hari Senin. Sentimen negatif di Wall Street menyebabkan pasar Asia-Pasifik merosot semalam.

Ketika ditanya tentang kemungkinan resesi, Trump mengatakan selama wawancara Fox News yang ditayangkan pada hari Minggu bahwa ekonomi sedang melalui "periode transisi." Para ekonom berpendapat bahwa Trump terbukti menjadi semacam "agen kekacauan" dengan kebijakan tarif perdagangannya yang tidak dapat diprediksi tetapi menilai bahwa penurunan belum akan terjadi.

Raksasa otomotif Jerman Volkswagen melaporkan penurunan laba operasi tahunan sebesar 15% dari tahun ke tahun pada hari Selasa, dengan alasan meningkatnya biaya dan "pengeluaran luar biasa" yang terkait dengan strategi restrukturisasinya.

Perusahaan membukukan pendapatan sebesar 324,7 miliar euro ($352,8 miliar) sepanjang tahun 2024, naik dari 322,3 miliar euro tahun lalu. Produsen mobil itu mengatakan pihaknya memperkirakan pendapatan penjualan akan melampaui angka tahun sebelumnya hingga 5% pada tahun 2025.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS