Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham AS Beragam di Tengah Laba Nvidia
Thursday, 27 February 2025 22:16 WIB | MARKET UPDATE |US Stocks

Saham AS bergerak di sekitar kedua sisi garis datar pada hari Kamis(27/2) karena para pedagang menilai laba kuartalan dari Nvidia (NASDAQ:NVDA) yang merupakan kesayangan kecerdasan buatan dan pernyataan tarif baru dari Presiden Donald Trump.

Pada pukul 10:04 ET (15:04 GMT), Dow Jones Industrial Average telah naik 81 poin atau 0,2%, indeks acuan S&P 500 telah menghapus kenaikan sebelumnya dan diperdagangkan turun 24 poin atau 0,4%, dan Nasdaq Composite yang sarat teknologi telah turun 201 poin atau 1,0%.

Saham di Asia mengalami pelemahan yang luas, dengan saham teknologi khususnya menerima arahan terbatas dari hasil Nvidia. Di Eropa, STOXX 600 regional merosot setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif tinggi pada Uni Eropa.

Sementara itu, dolar AS menguat dan imbal hasil Treasury -- yang biasanya bergerak terbalik dengan harga -- naik tipis karena pasar mengukur perkembangan terbaru seputar rencana tarif Trump dan prospek ekonomi yang lebih luas. Bitcoin juga turun.

Laba Nvidia yang bagus-tidak-hebat

Saham Nvidia turun tipis pada hari Kamis setelah sesi pra-pasar yang berombak, karena proyeksi penjualan kuartal saat ini yang lebih tinggi dari yang diantisipasi diimbangi oleh penyempitan margin laba.

Sebagai tokoh utama ledakan AI dan penentu arah pasar, Nvidia mengatakan sekarang mengharapkan untuk membukukan pendapatan sekitar $43 miliar pada kuartal pertama, dibandingkan dengan ekspektasi analis sekitar $42 miliar. Pendapatan kuartal keempat naik 78% dibandingkan tahun lalu menjadi $39,3 miliar dan laba bersih meningkat 80% menjadi $22 miliar, keduanya melampaui estimasi, sebagian besar berkat penjualan yang solid dari chip AI Blackwell yang baru.

Namun raksasa semikonduktor itu mencatat bahwa margin pendapatannya telah turun sebagian karena kenaikan biaya di sekitar peralatan pusat data barunya dan paket gaji yang lebih besar untuk tenaga kerjanya yang terus bertambah. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS