Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
S&P 500 Turun Untuk Hari Keempat Setelah Data Kepercayaan Konsumen Yang Lemah
Wednesday, 26 February 2025 03:53 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

Saham turun secara luas pada hari Selasa (25/2), dengan S&P 500 berada pada laju penurunan keempat berturut-turut, karena para pedagang mempertimbangkan kekhawatiran seputar pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global. Indeks pasar secara luas turun 0,2%. Nasdaq Composite turun 1%, dengan penurunan Nvidia sebesar 1,4% memimpin penurunan.

Kerugian minggu ini telah menarik Nasdaq yang berfokus pada teknologi ke wilayah negatif untuk tahun ini. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average diperdagangkan lebih tinggi sebesar 220 poin, atau 0,5%.

Pasar turun setelah survei kepercayaan konsumen terbaru dari Conference Board jauh lebih lemah dari perkiraan para ekonom. Ini mengikuti serangkaian rilis data yang lemah minggu lalu, termasuk angka penjualan manufaktur dan ritel yang lesu. Panduan ke depan yang hati-hati dari Walmart menambah sentimen yang memburuk pada kesehatan konsumen dan ekonomi.

"Semua itu muncul bersamaan untuk mempertanyakan dasar dari apa yang telah menjadi kekuatan ekonomi AS selama beberapa tahun terakhir, yaitu konsumen dan pasar kerja," kata Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird Private Wealth Management.

Investor beralih ke pasar obligasi AS untuk mencari keamanan. Imbal hasil Treasury 10 tahun yang menjadi acuan turun di bawah 4,3% dan menyentuh level terendah sejak Desember.

Bitcoin, yang telah berkorelasi dengan saham, turun di bawah $90.000 ke level terendah dalam tiga bulan. Koin unggulan tersebut diperdagangkan hampir 20% di bawah level tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada hari pelantikan Presiden Donald Trump.

Saham bank-bank besar merosot pada hari Selasa karena meningkatnya kekhawatiran resesi. Goldman Sachs, Wells Fargo, dan JPMorgan Chase masing-masing turun lebih dari 1%.

Saham momentum yang telah mendorong kenaikan pasar juga merosot. Selain Nvidia, Palantir kehilangan lebih dari 3%, sehingga sahamnya turun sekitar 13% selama seminggu. Meta Platforms

turun 1,1%. Pembuat kendaraan listrik Tesla, favorit lain di antara investor ritel, turun lebih dari 8%. Penurunan tersebut menyebabkan kapitalisasi pasar Tesla di bawah ambang batas $1 triliun.

Meningkatnya kekhawatiran perdagangan juga berkontribusi terhadap ketidakpastian pasar. Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Senin bahwa tarif impor dari Kanada dan Meksiko "akan berlanjut" setelah moratorium 30 hari saat ini berakhir. Gedung Putih juga sedang mempersiapkan pembatasan yang lebih ketat atas ekspor semikonduktor China, menurut laporan dari Bloomberg News.

Investor juga menantikan rilis hasil kuartalan Nvidia, yang dijadwalkan pada hari Rabu setelah bel untuk mendapatkan lebih banyak wawasan tentang kesehatan perdagangan kecerdasan buatan. Saham turun hampir 5% pada tahun 2025, berkinerja lebih buruk daripada pasar yang lebih luas.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS