Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa Naik karena Sektor Kesehatan Naik
Tuesday, 25 February 2025 15:43 WIB | MARKET UPDATE |EropaSaham Eropa

Ekuitas Eropa bergerak naik pada hari Selasa(25/2) karena keuntungan untuk sektor perawatan kesehatan dan saham pertahanan mengimbangi penurunan untuk perusahaan teknologi. Saham Unilever Plc turun setelah keluarnya CEO-nya secara mengejutkan.

Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,1% pada pukul 08:23 pagi di London. Sektor perawatan kesehatan mengungguli karena saham Smith & Nephew Plc melonjak setelah laba yang melampaui ekspektasi sementara saham raksasa Novo Nordisk A/S juga naik. Saham pertahanan mendapat dorongan dari berita bahwa Jerman sedang membahas dana pertahanan darurat sebesar €200 miliar ($209 miliar).

Di antara yang menurun, kekhawatiran atas potensi pembatasan AS yang lebih ketat pada perusahaan semikonduktor membebani sektor teknologi, sementara saham Unilever Plc turun setelah Chief Executive Officer perusahaan barang konsumen Hein Schumacher mengundurkan diri dalam keluarnya yang mengejutkan.

STMicroelectronics NV juga mendapat tekanan menyusul laporan di surat kabar Prancis Les Echos bahwa pemerintah Italia ingin mengganti Kepala Eksekutif pembuat chip itu, Jean-Marc Chery.

Pada hari yang lebih tenang untuk pendapatan perusahaan, pembuat semen Heidelberg Materials AG jatuh setelah pembaruannya, dengan analis mengatakan bahwa prospek barunya sebagian besar sesuai dengan ekspektasi.

Saham Eropa telah meningkat pesat tahun ini dengan indeks acuan naik 9%. Pengukur ditetapkan untuk bulan kedua berturut-turut karena saham perbankan, telekomunikasi, dan otomotif telah menguat.

Keuntungan perusahaan yang tangguh telah menjaga pasar saham kawasan itu tetap bertahan, bahkan di tengah kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian atas jalur suku bunga.

"Hal-hal berjalan baik di Eropa, saya pikir momentum itu mungkin berlanjut untuk sementara waktu. Masalah yang lebih besar adalah hal-hal geopolitik seperti apa yang bisa muncul dari AS dan Ukraina untuk mungkin membuat kita terpuruk," kata ahli strategi Morningstar Michael Field.(Ads)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS