Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Eropa bergerak beragam saat sentimen lesu menyebar
Tuesday, 25 February 2025 15:14 WIB | MARKET UPDATE |EUROPE

Saham Eropa diperkirakan akan dibuka di wilayah beragam pada hari Selasa karena suasana hati yang suram menyelimuti pasar global.

Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan akan dibuka tidak berubah pada 8.637, DAX Jerman turun 29 poin pada 22.381, CAC Prancis turun 2 poin pada 8.084 dan FTSE MIB Italia naik 27 poin pada 38.542, menurut data dari IG.

Pendapatan berasal dari Fresenius Medical Care, Smith & Nephew, Heidelberg Materials dan Alcon. Di sisi data, gambaran yang lebih lengkap tentang data produk domestik bruto kuartal keempat Jerman akan dirilis pada hari Selasa.

Saham Eropa diperdagangkan di wilayah beragam pada awal minggu karena para pedagang bereaksi terhadap hasil pemilihan federal Jerman.

Partai konservatif Christian Democratic Union dan partai sekutu Christian Social Union (CDU/CSU) memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan umum pada hari Minggu, dengan kandidat aliansi Friedrich Merz ditetapkan untuk menggantikan Olaf Scholz sebagai kanselir ekonomi terbesar di Eropa.

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah semalam setelah Wall Street jatuh pada hari Senin karena tarif Trump memicu sentimen risk-off. Kontrak berjangka S&P 500 mendekati garis datar pada Senin malam setelah indeks pasar yang luas tidak dapat pulih dari aksi jual minggu lalu.

Ekonomi Jerman menyusut 0,2% pada kuartal terakhir tahun 2024
Ekonomi Jerman berkontraksi 0,2% kuartal-ke-kuartal dalam tiga bulan terakhir tahun 2024, Kantor Statistik Federal negara itu mengatakan pada hari Selasa, mengonfirmasi pembacaan awal pada akhir Januari.

Kinerja kuartal keempat mengikuti pertumbuhan kuartalan sebesar 0,1% selama rentang Juli-September.

Para pejabat menyebutkan penurunan ekspor yang signifikan dan kemerosotan berkelanjutan dalam produksi manufaktur di antara tantangan yang dihadapi ekonomi Jerman pada akhir tahun lalu.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS