Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik sebagian besar jatuh karena data AS memicu kekhawatiran inflasi yang kuat
Monday, 24 February 2025 14:53 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Bursa Asia-Pasifik sebagian besar jatuh pada hari Senin setelah Wall Street mencatat sesi terburuknya tahun ini pada hari Jumat lalu karena data ekonomi AS menunjukkan ekonomi yang melambat dan inflasi yang kuat.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,37%, setelah mencapai titik tertinggi hampir tiga tahun pada sesi sebelumnya.

Indeks CSI300 Tiongkok Daratan turun 0,26% dalam perdagangan yang tidak menentu.

Saham India terus berada di wilayah negatif, dengan Nifty 50 turun 1,01%, sementara indeks BSE Sensex turun 0,99%.

Di Korea Selatan, Kospi mengakhiri hari dengan penurunan 0,35% pada 2.645,27, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil ditutup turun 0,17% pada 773,33.

Indeks S&P/ASX 200 Australia berakhir naik 0,14% pada level 8.308,20, mengakhiri penurunan lima sesi berturut-turutnya. Pasar Jepang tutup karena hari libur umum. Data pemerintah menunjukkan inflasi inti Singapura, yang tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi pribadi, naik tipis 0,8% tahun ke tahun pada bulan Januari. Ini adalah angka terendah sejak Juni 2021 dan lebih rendah dari perkiraan 1,5% dalam jajak pendapat Reuters. Sementara itu, inflasi utama mencapai 1,2% tahun ke tahun, terendah sejak Februari 2021. Angka tersebut juga lebih rendah dari perkiraan Reuters sebesar 2,15%. Di AS, tiga indeks utama ditutup lebih rendah pada hari Jumat, karena data baru meningkatkan kekhawatiran investor terhadap ekonomi. Kerugian juga meningkat di tengah kekhawatiran akan langkah kebijakan lebih lanjut oleh Presiden AS Donald Trump, yang telah mengusulkan serangkaian tarif dan perubahan lainnya dalam waktu satu bulan setelah menjabat. Dow Jones Industrial Average turun 748,63 poin, atau 1,69%, dan ditutup pada level 43.428,02. Penurunan pada hari Jumat, yang terburuk tahun ini, menyebabkan kerugian dua hari menjadi sekitar 1.200 poin. S&P 500 turun 1,71% dan ditutup pada level 6.013,13, menandai sesi negatif kedua setelah indeks ditutup pada rekor pada hari Rabu. Nasdaq Composite turun 2,2%, dan ditutup pada level 19.524,01.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS