Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia-Pasifik bersiap turun karena data AS memicu kekhawatiran inflasi
Monday, 24 February 2025 09:16 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Bursa Asia-Pasifik bersiap turun pada hari Senin, setelah Wall Street mencatat sesi terburuknya tahun ini pada hari Jumat lalu karena data ekonomi AS yang lesu yang menunjukkan ekonomi yang melambat dan inflasi yang kuat.
S&P/ASX 200 Australia memperpanjang penurunan menjadi sesi keenam berturut-turut, dibuka 0,81% lebih rendah.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong terakhir diperdagangkan pada 23.397, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI pada hari Jumat sebesar 23.477,92.
Pasar Jepang tutup karena hari libur umum.
Singapura dijadwalkan untuk merilis angka inflasi untuk bulan Januari di kemudian hari. Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan indeks harga konsumen negara-kota itu sebesar 2,15% tahun ke tahun, lebih tinggi dari 1,60% pada bulan Desember.

Sementara itu, jajak pendapat memperkirakan bahwa tingkat inflasi inti, yang tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi pribadi, akan meningkat 1,5% tahun ke tahun, lebih rendah dari kenaikan 1,8% pada bulan sebelumnya.
Di AS, tiga indeks utama ditutup lebih rendah pada hari Jumat, karena data baru meningkatkan kekhawatiran investor terhadap ekonomi. Kerugian juga meningkat di tengah kekhawatiran akan langkah kebijakan lebih lanjut oleh Presiden AS Donald Trump, yang telah mengusulkan serangkaian tarif dan perubahan lainnya dalam waktu satu bulan setelah menjabat.

Dow Jones Industrial Average turun 748,63 poin, atau 1,69%, hingga ditutup pada 43.428,02. Penurunan hari Jumat, yang terburuk tahun ini, menyebabkan kerugian dua hari menjadi sekitar 1.200 poin. S&P 500 turun 1,71% hingga berakhir pada 6.013,13, menandai sesi negatif kedua setelah indeks ditutup pada rekor pada hari Rabu. Nasdaq Composite turun 2,2%, menetap pada 19.524,01.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS