Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia naik setelah Wall Street menguat semalam
Friday, 14 February 2025 07:49 WIB | MARKET UPDATE | Indeks MSCI Asia Pasifik

Bursa  Asia-Pasifik naik pada hari Jumat, mengikuti kenaikan Wall Street semalam karena Presiden Donald Trump menandatangani rencana tarif timbal balik, tetapi tidak segera memberlakukan pungutan terhadapnya.
S&P/ASX 200 Australia mengawali hari dengan kenaikan 0,76%, setelah mencapai rekor intraday pada sesi sebelumnya.
Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 mengawali hari dengan penurunan 0,15%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,31%.
Kospi Korea Selatan dibuka 0,14% lebih tinggi sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,74%.
Tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman di negara itu mencapai 2,9% pada bulan Januari, turun dari level tertinggi tiga tahun sebesar 3,7% pada bulan sebelumnya. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di angka 21.941 yang menunjukkan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan dengan penutupan HSI di angka 21.814,37.
Sementara itu, inflasi harga grosir India, yang mencakup perubahan harga oleh pedagang grosir, diperkirakan akan naik 2,5% pada bulan Januari, lebih dari pertumbuhan 2,3% pada bulan sebelumnya.
PDB Singapura naik 5% tahun ke tahun pada kuartal keempat tahun 2024, melampaui pertumbuhan 4,7% yang diharapkan oleh Reuters.
Semalam di AS, saham naik menyusul data inflasi baru dan pembaruan rencana tarif AS.
Dow Jones Industrial Average melonjak 342,87 poin, atau 0,77%, menjadi 44.711,43. S&P 500 naik 1,04% menjadi 6.115,07, sedangkan Nasdaq Composite naik 1,50% menjadi 19.945,64.
Dow mencapai titik tertinggi setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum presiden untuk memeriksa tarif timbal balik terhadap negara asing. Sebagai bagian dari ini, ia mencatat bahwa AS akan memperlakukan kebijakan non-tarif negara lain sebagai praktik perdagangan tidak adil yang memerlukan tarif sebagai tanggapan.
Tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman di Korea Selatan mencapai 2,9% pada bulan Januari, turun dari titik tertinggi tiga tahun sebesar 3,7% dari bulan sebelumnya.
Populasi pengangguran di negara itu meningkat sebesar 11.000 orang, atau 1% tahun ke tahun, menjadi 1.083.000 pada bulan pertama tahun 2025, menurut data pemerintah yang dirilis pada hari Jumat.
Secara keseluruhan, populasi yang aktif secara ekonomi di Korea Selatan tumbuh 0,5% tahun ke tahun menjadi sekitar 28.961.000 juta orang pada bulan Januari.(Cay)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS