Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow Ditutup 200 Poin Lebih Rendah, S&P 500 Jatuh Setelah Laporan Inflasi Konsumen
Thursday, 13 February 2025 04:23 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

S&P 500 anjlok dan suku bunga melonjak pada hari Rabu (12/2) setelah harga konsumen naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Januari, meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali terjadi.

Indeks pasar yang luas tergelincir 0,27% hingga berakhir pada 6.051,97, dan Dow Jones Industrial Average

anjlok 225,09 poin, atau 0,5%, menjadi 44.368,56. Nasdaq Composite

memperoleh keuntungan tipis 0,03% hingga ditutup pada 19.649,95.

"CPI yang lebih tinggi dari yang diharapkan mengonfirmasi kecemasan investor mengenai inflasi yang terlalu tinggi yang akan membuat Fed tetap berada di pinggir lapangan (bukannya memangkas suku bunga)," kata Sameer Samana, kepala ekuitas global dan aset riil Wells Fargo Investment Institute. "Meskipun pasar berisiko dapat naik lebih tinggi, lintasannya akan lebih berombak daripada dua tahun terakhir."

Aksi jual terjadi selama hari perdagangan setelah indeks harga konsumen bulan Januari melonjak 0,5% untuk bulan tersebut, sehingga tingkat inflasi tahunan menjadi 3%. Keduanya lebih tinggi dari kenaikan 0,3% dan 2,9% yang diharapkan oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. Tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak, CPI inti naik 0,4% pada bulan tersebut dan 3,3% selama 12 bulan terakhir, keduanya lebih tinggi dari yang diharapkan.

Imbal hasil Treasury 10 tahun, patokan untuk hipotek, pinjaman mobil, dan kartu kredit, melonjak ke sesi tertinggi sebesar 4,66%. Saham beberapa saham teknologi berkapitalisasi besar, termasuk Amazon dan Alphabet, turun. Saham konsumen dan saham bank yang berisiko mengalami perlambatan belanja dan ekonomi yang lebih lemah juga turun.

Sentimen yang membantu adalah komentar dari Ketua DPR Mike Johnson yang mengatakan, menurut Reuters, Gedung Putih sedang mempertimbangkan pengecualian tarif timbal balik pada produk-produk seperti farmasi dan mobil. Saham GM dan Ford ditutup di wilayah positif, bersama dengan Eli Lilly. Keuntungan dari Tesla, Apple, dan Palantir juga membantu menahan kerugian. Saham CVS Health melonjak hampir 15% karena laba kuartal keempat yang luar biasa. Data inflasi terbaru membuat kecil kemungkinan Fed akan melanjutkan kampanye pemotongan suku bunga dalam waktu dekat dan sekarang menimbulkan kekhawatiran bahwa langkah selanjutnya bahkan bisa jadi kenaikan suku bunga. Ketua Federal Reserve Jerome Powell bersaksi di hadapan Komite Layanan Keuangan DPR pada hari Rabu dan mengatakan data CPI terbaru adalah pengingat bahwa Fed telah membuat "kemajuan besar" untuk membawa inflasi mendekati target 2% tetapi "belum sampai di sana." "Kami ingin mempertahankan kebijakan yang ketat untuk saat ini," katanya di hadapan anggota parlemen dalam penampilan keduanya di Capitol Hill minggu ini. Komentar Powell mengikuti kesaksiannya pada hari Selasa di Komite Perbankan Senat, di mana ia mengatakan Fed tidak terburu-buru untuk melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut. Presiden Donald Trump mengatakan Rabu pagi sebelum data CPI dirilis bahwa suku bunga harus diturunkan.(Newsmaker23)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS