Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Surplus neraca berjalan Jepang meningkat menjadi JPY 1.077,3
Monday, 10 February 2025 07:36 WIB | MARKET UPDATE |JAPAN

Surplus neraca berjalan Jepang meningkat menjadi JPY 1.077,3 miliar pada Desember 2024 dari JPY 914,5 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya, lebih rendah dari estimasi pasar sebesar JPY 1.362 miliar. Namun, ini merupakan bulan ke-23 berturut-turut surplus dalam neraca berjalan, karena defisit neraca jasa menurun tajam menjadi hanya JPY 0,21 miliar dari JPY 266,3 miliar pada tahun sebelumnya. Selain itu, kesenjangan pendapatan sekunder sedikit menyempit menjadi JPY 240,1 miliar dari JPY 251,5 miliar. Pada saat yang sama, surplus pendapatan primer turun menjadi JPY 1.275,5 miliar dari JPY 1.308,6 miliar pada tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, surplus akun barang anjlok menjadi JPY 0,62 miliar dari JPY 123,7 miliar, karena ekspor (-0,9%) turun jauh lebih tajam daripada impor (-0,3%)

Pertumbuhan pinjaman Jepang pada Januari 2025 tetap tidak berubah pada 3% tahun-ke-tahun, sesuai dengan tingkat pertumbuhan yang terlihat pada Desember, yang direvisi turun dari 3,1%. Angka terbaru juga jauh dari ekspektasi pasar, yang telah memperkirakan peningkatan sebesar 3,1%. Hingga Januari, total nilai pinjaman yang beredar di seluruh bank utama, regional, dan "shinkin" negara tersebut berjumlah 635,7 triliun yen. Bank-bank besar dan regional merupakan pendorong utama di balik pertumbuhan ini. Nilai pinjaman untuk bank-bank besar naik sebesar 2,7%, sementara bank-bank regional mengalami peningkatan yang sedikit lebih tinggi sebesar 3,8%. Sebaliknya, bank-bank "shinkin" mengalami kenaikan yang lebih kecil sebesar 0,9%.(cay) Newsmaker23

Sumber: Trading Economi

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS