Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa Melemah Menjelang Rilis Data Penggajian
Friday, 7 February 2025 15:17 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Pasar saham Eropa diperdagangkan dengan lesu pada hari Jumat (7/2), stagnan mendekati rekor tertinggi menjelang laporan penggajian bulanan AS yang sangat ditunggu-tunggu.

Pada pukul 03:05 ET (08:05 GMT), indeks DAX di Jerman diperdagangkan sebagian besar tidak berubah, sementara CAC 40 di Prancis turun 0,1% dan FTSE 100 di Inggris turun 0,1%.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis, dibantu oleh sebagian besar laba perusahaan yang kuat.

Saham Eropa telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam satu dekade terhadap Wall Street dalam enam minggu pertama tahun 2025, tetapi masih ada keraguan apakah keuntungan ini dapat dipertahankan mengingat melemahnya ekonomi zona euro.

Produksi industri Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menurut data yang dirilis pada hari Jumat sebelumnya, turun sebesar 2,4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, lebih lemah dari penurunan 0,6% yang diharapkan.

Investor dengan hati-hati menunggu rilis laporan pekerjaan AS yang sangat penting untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada akhir sesi, untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve di masa mendatang.

Para pedagang terlihat bersiap untuk pembacaan penggajian yang berpotensi kuat, dengan ekonomi AS diperkirakan telah menambah 154.000 pekerjaan pada bulan Januari, setelah melonjak 256.000 pada bulan sebelumnya, sementara tingkat pengangguran diperkirakan menyamai laju bulan Desember sebesar 4,1%.

Kekuatan di pasar tenaga kerja memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama - skenario yang membebani pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS