Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Kontrak berjangka saham sedikit lebih rendah karena investor bersiap untuk laporan pekerjaan besar bulan Januari
Friday, 7 February 2025 06:59 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES

Dow Jones Industrial Average turun 22 poin, atau 0,05%. Kontrak berjangka S&P 500 dan kontrak berjangka Nasdaq 100 masing-masing turun sekitar 0,1%. Dalam perdagangan lanjutan, Amazon anjlok 4%. Panduan dari raksasa e-commerce mengecewakan investor, karena Amazon menyerukan pertumbuhan pendapatan sebesar 5% hingga 9% pada kuartal pertama ” pertumbuhan terlemah yang pernah tercatat. Prospek tersebut membayangi laba atas dan laba bersih pada kuartal keempat. Selama sesi perdagangan utama hari Kamis, S&P 500 naik hampir 0,4%, dan Nasdaq Composite naik 0,5%. Dow turun sekitar 0,3%. Ketiga indeks utama berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri minggu dengan kenaikan moderat. S&P 500 melaju 0,7%, sementara Nasdaq mencatat kenaikan 0,8% selama periode tersebut. Dow tertinggal, dengan kenaikan sekitar 0,5% minggu ini.

Saham berhasil bangkit dari aksi jual pada hari Senin setelah Presiden Donald Trump pada akhir pekan mengumumkan tarif 10% untuk Tiongkok. Ia setuju untuk menghentikan pungutan 25% untuk Kanada dan Meksiko.

Pemerintahan Trump akan menjadi "kartu liar" bagi pasar, kata CEO BD8 Capital Partners Barbara Doran pada hari Kamis di acara "Closing Bell: Overtime" CNBC.

"Akan ada volatilitas tambahan di pasar, terutama dengan valuasi yang berlaku secara umum untuk pasar," katanya.

Fokus pedagang sekarang beralih ke laporan pekerjaan bulan Januari, yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Jumat pukul 8:30 pagi ET. Para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja nonpertanian sebesar 169.000 untuk bulan ini, yang lebih rendah dari 256.000 lapangan kerja yang bertambah pada bulan Desember. Tingkat pengangguran juga diperkirakan akan tetap stabil pada angka 4,1%.(Cay) Newsmaker23

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS