Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham AS Sedikit Berubah saat Investor Berusaha Mengabaikan Tarif Trump
Tuesday, 4 February 2025 21:44 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

Saham AS sedikit berubah pada hari Selasa (4/2) karena Wall Street berusaha menemukan pijakan yang stabil menyusul perkembangan terbaru di bidang perdagangan global.

Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 58 poin lebih rendah, atau 0,1%. S&P 500 melayang tepat di atas garis datar, sementara Nasdaq Composite naik 0,3% berkat kenaikan kuat di Palantir.

Saham Palantir melonjak 23% pada hasil kuartal keempat yang mengalahkan ekspektasi analis. Saham tersebut menuju hari terbaiknya dalam hampir setahun.

Pemerintah Tiongkok mengenakan tarif hingga 15% pada impor batu bara dan gas alam cair AS dan bea masuk 10% lebih tinggi pada minyak mentah, peralatan pertanian, dan mobil tertentu, berlaku 10 Februari.

Langkah tersebut dilakukan setelah AS setuju untuk menghentikan pungutan yang lebih agresif pada Kanada dan Meksiko. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan dalam sebuah postingan di situs media sosial X pada Senin malam bahwa Trump setuju untuk menghentikan penerapan tarif terhadap Kanada setidaknya selama 30 hari. Sebelumnya pada hari Senin, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengumumkan bahwa bea masuk atas impor Meksiko ke AS juga akan dihentikan selama sebulan.

Saham-saham keluar dari sesi perdagangan yang bergejolak, di mana rata-rata saham utama mengalami perubahan haluan yang mencolok setelah aksi jual global awal. Pada akhirnya, rata-rata saham utama berakhir pada hari Senin dengan jauh dari posisi terendah mereka hari itu, tetapi mereka masih membukukan kerugian. Dow yang terdiri dari 30 saham turun 0,28%, sementara S&P 500 turun 0,76%. Nasdaq Composite turun 1,2%. (Arl)

Sumber : CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS