Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Produsen Mobil Eropa Turun Setelah Trump Mengenakan Tarif
Monday, 3 February 2025 16:20 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Saham di beberapa produsen mobil terbesar Eropa Turun pada hari Senin (3/2) setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif baru sebesar 25% untuk barang dari Meksiko dan Kanada dan 10% untuk impor dari Tiongkok, yang meningkatkan kekhawatiran atas kemungkinan bea masuk atas impor UE juga.

Volkswagen (ETR:VOWG_p) dan Stellantis (NYSE:STLA), yang memiliki operasi utama di Meksiko dan sangat rentan terhadap tarif, keduanya turun sekitar 6%, yang merupakan penurunan paling besar di antara perusahaan sejenis.

Volvo (OTC:VLVLY) Cars, Mercedes Benz (ETR:MBGn), BMW (ETR:BMWG), Porsche, turun antara sekitar 3,4% dan 5,2% pada pukul 08.43 GMT.

Pemasok suku cadang mobil Prancis Valeo (EPA:VLOF) Turun 7%.

Indeks mobil dan suku cadang Eropa turun 3,4% ke posisi terendah dalam lebih dari dua minggu, memimpin penurunan di antara indeks sektoral lainnya pada STOXX 600 Eropa yang lebih luas, yang turun 1,3%.

Analis dan pakar khawatir tarif pada Meksiko dapat lebih merugikan bagi produsen mobil Eropa dan pemasok mereka daripada tarif langsung pada barang-barang UE.

"Kami yakin sekitar 8 miliar euro ($8,2 miliar) dari pendapatan VW dipengaruhi oleh tarif dan sekitar 16 miliar euro dari pendapatan Stellantis," tulis analis di bank investasi Stifel dalam sebuah catatan.

Mereka memperkirakan dampak penuh tarif sekitar 12% dari EBIT Volkswagen pada tahun 2025 dan 40% dari Stellantis.

Volkswagen mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka mengandalkan pembicaraan untuk menghindari konflik perdagangan.

Analis JPMorgan mengatakan dalam sebuah catatan bahwa mereka mengharapkan produsen mobil untuk memberikan komitmen kepada pemerintah AS mengenai pekerjaan dan produksi kendaraan di AS versus Meksiko dan Kanada minggu ini.

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS