Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Donald Trump dilantik sebagai presiden AS ke-47
Tuesday, 21 January 2025 05:16 WIB | MARKET UPDATE |Amerika

Donald Trump telah dilantik sebagai presiden Amerika Serikat ke-47. Upacara pelantikan dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts. Di sampingnya, JD Vance mengambil sumpah jabatan wakil presiden, yang dipimpin oleh Hakim Brett Kavanaugh.

Dalam pidato pelantikannya, Presiden Trump menjanjikan dimulainya era keemasan bagi Amerika. Ia akan memulai serangkaian tindakan eksekutif, menurut pejabat Gedung Putih yang baru.

Ini berpotensi mencakup dimulainya proses untuk mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan deklarasi keadaan darurat nasional di perbatasan AS-Meksiko. Diharapkan juga bahwa Trump akan memberikan pengampunan kepada beberapa individu yang terlibat dalam kerusuhan 6 Januari pada hari pertamanya menjabat.

"Kami akan mengenakan tarif dan pajak kepada negara asing untuk memperkaya warga negara kami," kata Trump dalam pidatonya. "Untuk tujuan ini, kami mendirikan Layanan Pendapatan Eksternal untuk mengumpulkan semua tarif, bea, dan pendapatan."

Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah pemimpin politik, mantan presiden, dan miliarder berpengaruh. Di antara tamu penting adalah Elon Musk dan Jeff Bezos. Artis musik country Carrie Underwood juga hadir, membawakan lagu "America the Beautiful."

Sebelum pergantian kekuasaan, mantan Presiden Joe Biden memberikan pengampunan kepada beberapa orang. Mereka termasuk Jenderal Mark Milley, Dr. Anthony Fauci, dan anggota Kongres yang menjadi bagian dari komite yang menyelidiki peristiwa 6 Januari.

Pengampunan pendahuluan juga diberikan kepada saudara kandung Biden, James dan Frank, saudara perempuannya Valerie, dan pasangan mereka masing-masing.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS