Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nasdaq Ditutup Turun, S&P 500 Sedikit Naik seiring Imbal Hasil AS Tetap Tinggi
Tuesday, 14 January 2025 04:35 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

Nasdaq turun pada hari Senin (13/1), sementara indeks acuan S&P 500 bangkit dari level terendah dalam dua bulan dan sedikit naik karena imbal hasil Treasury AS tetap tinggi dengan investor mengurangi ekspektasi terhadap laju penurunan suku bunga dari Federal Reserve.

Data ekonomi terkini menunjukkan perekonomian yang tangguh dengan tekanan harga yang mengganggu, yang telah menekan ekuitas. Komentar dari pejabat Fed telah mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi. S&P 500 mengalami kerugian mingguan dalam empat dari lima minggu terakhir.

Tarif yang dijanjikan oleh Presiden terpilih Donald Trump juga telah memicu kekhawatiran tentang inflasi.

Imbal hasil Treasury sedikit lebih tinggi, dengan imbal hasil obligasi acuan 10 tahun menyentuh level tertinggi 14 bulan sebesar 4,805% dan terakhir naik 1,6 basis poin menjadi 4,79%. Pasar memperkirakan sekitar 27 basis poin pemangkasan suku bunga dari Fed tahun ini, dengan peluang 52,9% untuk pemangkasan suku bunga pada bulan Juni.

Dow Jones Industrial Average (.DJI), naik 358,67 poin, atau 0,86%, menjadi 42.297,12, S&P 500 (.SPX), naik 9,18 poin, atau 0,16%, menjadi 5.836,22 dan Nasdaq Composite (.IXIC), turun 73,53 poin, atau 0,38%, menjadi 19.088,10.

Dow didorong oleh kenaikan 3,93% di UnitedHealth Group (UNH.N), setelah pemerintahan Presiden Joe Biden mengusulkan tarif penggantian biaya tahun 2026 untuk rencana Medicare Advantage yang dijalankan oleh perusahaan asuransi swasta, yang akan menghasilkan kenaikan pembayaran sebesar 2,2%. (Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS