
Saham AS berakhir Rabu (8/1) dengan sedikit perubahan, karena indeks utama gagal menyimpang jauh dari tanda yang tidak berubah, dengan investor mencerna dampak dari dua data pekerjaan yang saling bertentangan dan sebuah laporan yang mengatakan Presiden terpilih Donald Trump sedang mempertimbangkan deklarasi darurat ekonomi nasional terhadap inflasi.
Risalah rapat Federal Reserve pada 17-18 Desember menunjukkan pada Rabu bahwa para pejabat melihat risiko yang meningkat bahwa tekanan harga mungkin tetap kuat karena para pembuat kebijakan mulai bergulat dengan dampak kebijakan yang diharapkan dari pemerintahan Trump yang akan datang.
Sentimen pasar rapuh setelah sebuah laporan CNN mengatakan Trump sedang mempertimbangkan membangun program tarif baru dengan menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Darurat Ekonomi Internasional, yang memberi wewenang kepada seorang presiden untuk mengelola impor selama keadaan darurat nasional.
Imbal hasil acuan 10-tahun mencapai puncaknya pada 4,73%, tertinggi sejak 25 April, untuk turun sedikit ke 4,681% di sore hari. Menjelang pelantikan Trump akhir bulan ini, kekhawatiran tentang potensi biaya tambahan bagi mitra dagang AS telah membuat investor waspada karena kebijakan Trump, termasuk deportasi massal dan tarif, dapat memicu tekanan inflasi.
Menurut data awal, S&P 500 (.SPX), naik 8,49 poin, atau 0,13%, hingga ditutup pada 5.917,52 poin, sementara Nasdaq Composite (.IXIC), turun 10,96 poin, atau 0,06%, menjadi 19.478,72. Dow Jones Industrial Average (.DJI), naik 93,75 poin, atau 0,22%, menjadi 42.622,11.
Sebagian besar dari 11 sektor S&P 500 membukukan kenaikan moderat, dipimpin oleh indeks perawatan kesehatan (.SPXHC). (Arl)
Sumber : Reuters
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...