Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Asia dan Dolar Bertahan untuk Menutup 2024 dengan Kuat
Tuesday, 31 December 2024 10:44 WIB | MARKET UPDATE |MSCI Asia PacificSaham Asia

Saham Asia melemah pada hari Selasa (31/12) dalam perdagangan akhir tahun yang hati-hati yang telah membuat investor mengurangi spekulasi pemangkasan suku bunga AS yang dalam pada tahun 2025 dan bersiap untuk pemerintahan Trump yang akan datang, dengan dolar bertahan kuat terhadap sebagian besar mata uang lainnya.

Volume perdagangan rendah dengan liburan Tahun Baru yang sudah dekat dan Jepang sedang berlibur selama sisa minggu ini, dengan reli Santa kehilangan sebagian tenaganya karena imbal hasil Treasury yang tinggi membebani valuasi ekuitas yang tinggi dan meningkatkan greenback.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik terluas di luar Jepang turun 0,2% tetapi ditetapkan untuk kenaikan 8% pada tahun 2024, tahun kedua berturut-turut di zona positif.

Indeks CSI300 blue-chip Tiongkok datar sementara indeks Hang Seng Hong Kong (.HSI), membuka tab baru naik 0,3% pada awal perdagangan. Data sebelumnya menunjukkan aktivitas manufaktur Tiongkok meningkat selama tiga bulan berturut-turut pada bulan Desember tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat, yang menunjukkan bahwa stimulus baru membantu mendukung ekonomi terbesar kedua di dunia.

Di Wall Street, ketiga indeks utama AS ditutup pada hari Senin dengan kerugian tajam dalam aksi jual besar-besaran di akhir tahun yang kuat terutama karena posisi pajak akhir tahun, kekhawatiran valuasi, dan ketidakpastian tentang tahun 2025.

Kyle Rodda, analis pasar keuangan senior di Capital.com., mengatakan masalah utama bagi pasar saat ini adalah risiko "penilaian ulang di pasar obligasi, karena inflasi yang terus-menerus di AS dan dampak pemotongan pajak dan tarif Trump."

Meskipun terjadi pelemahan akhir tahun, saham AS telah melonjak tahun ini, dengan Nasdaq berada di jalur untuk kenaikan tahunan sekitar 30% dan S&P 500 menuju kenaikan lebih dari 24%. Suasana akhir tahun yang suram akan terus berlanjut di Eropa, dengan indeks Eurostoxx 50 turun 0,67%, indeks DAX Jerman turun 0,62%, dan indeks FTSE turun 0,08%.

Fokus investor tahun depan akan tertuju pada jalur suku bunga Federal Reserve setelah bank sentral awal bulan ini memproyeksikan hanya dua kali pmangkasan suku bunga, turun dari empat kali pada bulan September karena inflasi yang sangat tinggi.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS