Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow anjlok 500 poin, saham Big Tech menyeret Nasdaq turun 2%
Saturday, 28 December 2024 01:49 WIB | MARKET UPDATE |Amerika

Saham Dow Jones turun pada hari Jumat, dipimpin oleh saham-saham teknologi, dengan Dow Jones Industrial Average menghapus kenaikan sebelumnya dalam minggu yang dipersingkat karena liburan.

Dow blue-chip turun lebih dari 500 poin, jatuh untuk pertama kalinya dalam enam sesi. S&P 500 turun 1,6% dengan semua 11 sektor di zona merah. Nasdaq Composite turun 2,2% karena Tesla turun 5%, dan Nvidia turun lebih dari 3%. Amazon, Microsoft, dan Alphabet masing-masing turun sedikitnya 2%.

Dengan aksi jual pada hari Jumat, Dow berubah negatif pada minggu ini, sementara Nasdaq yang didominasi teknologi hampir datar. S&P 500 naik hanya 0,2% minggu ini setelah membukukan kinerja Malam Natal terbaiknya sejak 1974 pada hari Selasa, menurut Bespoke.

Kenaikan imbal hasil Treasury minggu ini dapat memberikan tekanan pada ekuitas. Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun acuan naik 2 basis poin pada hari Jumat menjadi 4,603% setelah mencapai level tertinggi sejak Mei pada sesi sebelumnya.

"Saya pikir apa yang Anda lihat hari ini adalah kurangnya keyakinan," kata Alan Rechtschaffen, portofolio senior UBS Global Wealth, dalam acara "Market Movers" CNBC. "Saya pikir ada banyak kegaduhan tentang tarif, ada banyak kekhawatiran tentang produktivitas."

Namun, beberapa investor tetap berharap bahwa saham akan naik di tahun baru, didorong oleh apa yang disebut "reli Sinterklas." Ini mengacu pada kecenderungan pasar untuk naik dalam lima hari perdagangan terakhir tahun ini dan dua hari pertama di bulan Januari. Sejak 1950, S&P 500 telah menghasilkan rata-rata 1,3% selama periode ini, melampaui rata-rata pengembalian pasar tujuh hari sebesar 0,3%, menurut LPL Financial. "Negara ini merasakan kelegaan kolektif setelah melewati siklus pemilihan yang penuh pertentangan dan dinamika pasar yang tidak biasa hingga menutup tahun 2024 dengan keuntungan tahun berjalan yang kuat," kata Todd Ahlsten, kepala investasi di Parnassus Investments. "Menjelang tahun 2025, pasar diperkirakan akan melebar dan membaik."

Pada bulan Desember, Nasdaq melaju ke kenaikan 2%, didorong oleh lonjakan saham Tesla dan Alphabet, serta reli saham Apple yang membawa produsen iPhone itu mendekati kapitalisasi pasar $4 triliun. S&P 500 turun 1,5% pada bulan ini. Dow melaju ke bulan terburuknya sejak April, dengan penurunan sekitar 4,7%.(Cay) Newsmaker23

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS