Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dow anjlok lebih dari 100 poin, jatuh untuk pertama kalinya dalam 5 sesi
Thursday, 26 December 2024 22:03 WIB | MARKET UPDATE |Amerika

Saham jatuh pada hari Kamis karena pasar kehilangan sebagian keuntungan selama minggu liburan.

Dow Jones Industrial Average turun 135 poin, turun untuk pertama kalinya dalam lima sesi. S&P 500 turun 0,3% dan Nasdaq Composite juga turun 0,3%. Pasar tutup pada hari Rabu untuk Hari Natal.

Rata-rata utama bisa mengalami hari penurunan pertama mereka minggu ini setelah kenaikan berturut-turut. Sejauh ini, S&P 500 naik 1,6% minggu ini, sementara Dow naik 0,8%. Reli yang kuat dalam teknologi megacap mengangkat Nasdaq naik 2,1% minggu ini.

Investor antusias dengan apa yang disebut reli Sinterklas, yang terjadi dalam lima hari perdagangan terakhir tahun ini dan dua hari pertama di bulan Januari. Sejak 1950, S&P 500 telah menghasilkan laba rata-rata sebesar 1,3% selama periode ini, jauh melampaui laba rata-rata pasar selama tujuh hari sebesar 0,3%, menurut LPL Research. Kamis menandai hari kedua reli Santa.

"Reli Santa Claus mungkin masih berlangsung dan baik-baik saja. Kita lihat saja nanti, atau bisa jadi sulit," kata Michael Zinn, manajer portofolio senior UBS Wealth Management, dalam acara "Squawk Box" CNBC. "Ini adalah waktu yang sepi dalam setahun. Lembaga-lembaga tidak benar-benar melakukan perdagangan. Ini sedikit lebih didorong oleh ritel. Jadi, apa yang terjadi di akhir tahun belum tentu menjadi indikator bagaimana Januari dan Februari berjalan."

Mengenai data, klaim pengangguran untuk minggu yang berakhir pada 21 Desember berjumlah total 219.000, dibandingkan dengan perkiraan konsensus 225.000 dari Dow Jones. Namun, klaim berkelanjutan, atau pengajuan berulang untuk tunjangan pengangguran, naik menjadi 1,91 juta, mencapai level tertinggi sejak 13 November 2021.

Sejak bulan ini, S&P 500 naik 0,1%, sementara Nasdaq yang didominasi perusahaan teknologi naik 4,2%, berkat kenaikan kuat di Tesla, Apple, dan Alphabet. Namun, Dow turun sekitar 3,6% sementara ini, menuju bulan terburuknya sejak April.(Cay) Newsmaker23

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS