Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga, tetapi para pelaku pasar masih menunggu prospek kebijakan
Thursday, 19 December 2024 01:23 WIB | MARKET UPDATE |Federal Reserve

Pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga seperempat poin pada hari Rabu, sehingga kisaran target menjadi 4,25% hingga 4,5%. Titik fokus bagi para investor adalah prospek ekonomi para pembuat kebijakan bank sentral dan arah kebijakan suku bunga ke depan. Fed akan mengeluarkan keputusannya pada pukul 2 siang Waktu Bagian Timur pada hari Rabu, diikuti oleh konferensi pers Ketua Jerome Powell pada pukul 2:30 siang.
Suku bunga pinjaman tetap tinggi meskipun Fed telah menurunkan suku bunga
Federal Reserve telah menurunkan suku bunga tiga perempat poin sejak akhir pertemuannya di bulan September, tetapi para peminjam belum melihat banyak penghematan saat ini.

Suku bunga hipotek tetap 30 tahun berada di angka 6,95% pada minggu tanggal 13 Desember, menurut MND. Angka tersebut naik dari 4,29% selama minggu tanggal 11 Maret 2022 “ dan naik dari 6,12% pada minggu tanggal 13 September 2024. Suku bunga hipotek dikaitkan dengan imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun, yang telah naik pada musim gugur ini.

Suku bunga kartu kredit tidak banyak berubah sejak Fed memulai pemotongan suku bunganya. Suku bunga tersebut berada di angka 20,35% pada minggu lalu, menurut Bankrate. Angka tersebut turun dari 20,78% pada bulan September, tetapi naik dari 16,34% pada bulan Maret 2022.

Namun, imbal hasil tabungan telah mendingin dalam tiga bulan terakhir. Persentase imbal hasil tahunan pada sertifikat deposito lima tahun adalah 2,86% pada minggu tanggal 13 Desember, menurut Haver. Angka tersebut turun sedikit dari 2,87% pada pertengahan September, tetapi naik tajam dari 0,50% pada bulan Maret 2022.(Cay) Newsmaker23

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS