Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
S&P 500, Nasdaq Berakhir Lebih Tinggi Pasca Data Mendukung Pemangkasan Suku Bunga
Saturday, 7 December 2024 04:37 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

Nasdaq dan S&P 500 naik ke rekor penutupan tertinggi pada hari Jumat (6/12) menyusul perkiraan optimis dari Lululemon Athletica dan perusahaan lain dan karena data pekerjaan AS memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan ini.

Dow ditutup lebih rendah, karena penurunan saham UnitedHealth Group (UNH.N), membebani indeks.

Indeks konsumen diskresioner S&P 500 (.SPLRCD), memimpin kenaikan di antara sektor-sektor, didorong oleh Lululemon.

Saham Lululemon Athletica (LULU.O), melonjak setelah pembuat pakaian olahraga itu meningkatkan perkiraan setahun penuh.

Juga di sektor konsumen diskresioner, saham pengecer kosmetik Ulta Beauty (ULTA.O), naik setelah perusahaan menaikkan perkiraan laba tahunannya. Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja melonjak pada bulan November, tetapi peningkatan angka pengangguran menjadi 4,2% menunjukkan pasar tenaga kerja yang sedang lesu.

Menurut data awal, S&P 500 (.SPX), naik 13,65 poin, atau 0,22%, hingga ditutup pada 6.088,76 poin, sementara Nasdaq Composite (.IXIC), naik 153,96 poin, atau 0,78%, menjadi 19.854,69. Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 133,85 poin, atau 0,30%, menjadi 44.637,48.

Setelah data tersebut, suku bunga berjangka AS memperkirakan peluang sekitar 90% bahwa Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan 17-18 Desember, menurut perhitungan LSEG yang sebelumnya hanya memperkirakan peluang 72%. The Fed telah menurunkan suku bunga sebesar 75 basis poin sejak September, saat meluncurkan siklus pelonggarannya.

Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan risiko inflasi masih ada, yang menandakan kehati-hatian dalam mengambil keputusan suku bunga. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS