Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Wall Street Berhenti Sejenak dengan Investor Menunggu Data Penggajian AS

Indeks utama Wall Street sebagian besar datar pada hari Kamis (5/12) setelah mencatat penutupan tertinggi sepanjang masa pada sesi sebelumnya, dengan fokus pada laporan ketenagakerjaan bulanan yang akan dirilis pada hari Jumat karena pasar sebagian besar mengabaikan data klaim pengangguran mingguan.

Laporan penggajian nonpertanian yang penting, yang dijadwalkan untuk dirilis sebelum pasar dibuka, dapat menjadi kunci dalam mengukur lintasan suku bunga Federal Reserve.

Eric Clark, manajer portofolio di Rational Dynamic Brands Fund, mengatakan pasar dapat mengalami penurunan suku bunga pada bulan Desember tetapi Fed mungkin akan lebih berhati-hati ke depannya.

"Mereka telah mengisyaratkan akan bersikap sangat lambat dan metodis tentang pemotongan suku bunga ... pada titik tertentu pasar mungkin akan menyadari hal itu dan menjual hal-hal yang terkait dengan pemotongan suku bunga."

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell tampaknya mengisyaratkan dukungan untuk laju pemotongan suku bunga yang lebih lambat ke depannya ketika ia berbicara pada hari Rabu, sementara Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan tidak ada "rasa urgensi" untuk mengurangi biaya pinjaman lebih lanjut. Komentar dari Presiden Richmond Fed Thomas Barkin akan dirilis hari ini.

Pada hari ini, data menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran meningkat secara moderat minggu lalu, yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja terus mendingin.

Pada pukul 11:32 ET, Dow Jones Industrial Average (.DJI), 105,25 poin, atau 0,23%, menjadi 44.908,79, S&P 500 (.SPX), turun 1,80 poin, atau 0,03%, menjadi 6.084,84 dan Nasdaq Composite (.IXIC), naik 17,50 poin, atau 0,09%, menjadi 19.752,62. (Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS