
Pasar Asia-Pasifik dibuka beragam pada hari Kamis(28/11) setelah reli Wall Street terhenti semalam bahkan ketika data inflasi sesuai dengan ekspektasi.
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS, atau PCE, naik 2,3% secara tahunan, meningkat dari 2,1% pada bulan September. Yang disebut inflasi inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi, naik 2,8% dalam 12 bulan hingga Oktober, naik dari 2,7% pada bulan sebelumnya.
Keduanya sesuai dengan ekspektasi dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters, menurut data LSEG.
Bank of Korea diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada 3,25% ketika komite kebijakan moneternya bertemu di kemudian hari, menurut jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom. Bank sentral juga akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi dan prakiraan inflasi terbaru.
Indeks Kospi blue-chip Korea Selatan turun sedikit sebesar 0,16% sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,63%.
Nikkei 225 Jepang turun 0,50% sementara Topix yang berbasis luas datar.
S&P/ASX 200 Australia mengawali hari dengan kenaikan 0,54%.
Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 19.618, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di level 19.603,13.
Semalam di AS, penurunan saham perusahaan teknologi besar menyeret pasar lebih rendah dalam sesi perdagangan yang sepi.
Perusahaan pembuat chip Nvidia turun lebih dari 1%, sementara Meta Platforms turun 0,8%. Dell dan HP masing-masing turun lebih dari 12% dan 11%, menyusul perkiraan laba yang lemah.
S&P 500 turun 0,38% menjadi 5.998,74, mengakhiri kenaikan tujuh hari berturut-turut. Nasdaq Composite turun 0,6% hingga berakhir di level 19.060,48. Dow Jones Industrial Average turun 138,25 poin, atau 0,31%, dan ditutup pada level 44.722,06, berbalik arah setelah naik lebih dari 140 poin.
Pasar AS akan ditutup pada hari Kamis untuk merayakan hari libur Thanksgiving.(ayu)
Sumber: CNBC
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...