Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pasar Eropa merosot saat pembukaan, PDB Inggris naik tipis
Friday, 15 November 2024 15:23 WIB | MARKET UPDATE |Eropasaham-saham eropa

Pasar Eropa dibuka lebih rendah pada hari Jumat, karena investor menilai data ekonomi terbaru dan jalur masa depan untuk memotong suku bunga menyusul komentar agresif dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell.

Stoxx 600 pan-Eropa turun 0,8% dalam transaksi awal, dengan semua bursa utama dan hampir semua sektor merosot ke zona merah.

Saham perawatan kesehatan turun 1,72%, mengikuti penurunan yang lebih luas untuk pembuat vaksin global, karena investor mempertimbangkan memilih Presiden terpilih Donald Trump terhadap Robert F. Kennedy Jr. untuk memimpin Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

Saham teknologi juga turun 1,36%, sementara utilitas menjadi satu-satunya outlier, naik 0,06%.

Pada hari Jumat, investor mencerna data PDB Inggris terbaru untuk wawasan tentang keadaan ekonomi Inggris ” pembacaan pertama sejak pengumuman anggaran pemerintah Buruh pada bulan Oktober.

Produk domestik bruto mencapai 0,1% dalam tiga bulan hingga September dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Angka tersebut di bawah pertumbuhan 0,2% yang diharapkan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters dan mengikuti ekspansi sebesar 0,5% pada kuartal kedua tahun ini.

Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves mengatakan pada hari Jumat bahwa dia "tidak puas" dengan angka-angka tersebut.

Laporan pendapatan berasal dari Aegon, Experian, Cepsa, dan lain-lain.

Di seberang Atlantik, dalam pidatonya pada hari Kamis, Powell mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS yang kuat memungkinkan para pembuat kebijakan untuk mengambil waktu dalam memutuskan seberapa jauh dan seberapa cepat untuk menurunkan suku bunga.

Saham berjangka AS bergerak turun tipis dalam semalam karena Wall Street terus menilai pendapat dan jalur masa depan pasca-pemilu. Sementara itu, pasar Asia beragam selama sesi hari Jumat.

Pasar Eropa dibuka lebih rendah pada hari Jumat, karena investor menilai data ekonomi baru dan jalur masa depan untuk memotong suku bunga menyusul komentar agresif dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell.

Sumber: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS