
Saham di Wall Street menyentuh rekor tertinggi pada hari Kamis (7/11), yang mengangkat pasar saham di seluruh dunia, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS turun karena investor mempertimbangkan masa jabatan kedua Donald Trump sebagai presiden dan menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve.
Sementara The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakannya pada hari ini.
Indeks S&P 500 naik 0,5%, Dow Jones Industrial Average naik 0,12%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,1%. Ketiga indeks mencapai rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Indeks MSCI untuk saham dunia naik 0,8%, juga ke rekor tertinggi.
Indeks STOXX 600 Eropa terakhir naik 0,8% setelah saham Asia menguat pada awal hari, bahkan saham unggulan Tiongkok di dalam negeri naik 3% karena optimisme investor atas potensi stimulus lebih besar daripada kekhawatiran mengenai memburuknya ketegangan perdagangan.(yds)
Sumber: Reuters
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...