Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Harga Minyak Menguat Di Tengah Risiko Sanksi Dan Surplus Pasokan
Wednesday, 12 November 2025 04:00 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak naik sekitar $1 pada hari Selasa(11/11), didorong oleh dampak sanksi terbaru AS terhadap minyak Rusia dan optimisme atas potensi berakhirnya penutupan pemerintah AS, meskipun kekhawatiran kelebihan pasokan membatasi kenaikan. Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik $1,10, atau 1,72%, menjadi $65,16 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 91 sen, atau 1,51%, menjadi $61,04 per barel. Investor terus mencermati dampak sanksi AS terhadap Rusia, dan dampaknya terhadap pasar minyak mentah dan bahan bakar olahan. Lukoil Rusia (LKOH.MM), membuka tab baru,...

Emas Naik, Pasar Yakin Data AS Dukung Pemangkasan Suku Bunga
Wednesday, 12 November 2025 03:53 WIB | GOLD EMAS

Harga emas mencapai level tertinggi hampir tiga minggu pada hari Selasa(11/11), didorong oleh ekspektasi bahwa potensi berakhirnya penutupan pemerintah AS dan dimulainya kembali data ekonomi dapat membuka jalan bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga bulan depan. Harga emas spot naik 0,3% menjadi $4.126,77 per ons pada pukul 15.13 ET (2013 GMT), setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 23 Oktober. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,1% menjadi $4.116,30 per ons. Emas, yang secara tradisional dianggap sebagai aset safe haven, juga cenderung diuntungkan...

Emas Pangkas Kenaikan, Fokus ke Shutdown & Jobs
Tuesday, 11 November 2025 23:20 WIB | GOLD EMAS

Emas turunkan keuntungan karena para pedagang mempertimbangkan prospek berakhirnya penutupan pemerintah AS dan data pekerjaan yang lemah. Penutupan pemerintah selama 42 hari yang memecahkan rekor ini akan segera berakhir setelah Senat meloloskan langkah pendanaan sementara yang didukung oleh delapan anggota Demokrat berhaluan tengah. Pembukaan kembali pemerintahan sekarang bergantung pada DPR yang dikuasai Partai Republik, yang berencana untuk kembali ke Washington pada hari Rabu. Sementara itu, perusahaan-perusahaan AS rata-rata kehilangan 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat minggu...

Minyak Menguat, Sinyal Lemah Terkalahkan Permintaan BBM
Tuesday, 11 November 2025 23:10 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak mentah naik karena tanda-tanda melemahnya pasar minyak mentah diimbangi oleh melonjaknya premi untuk bahan bakar seperti bensin dan solar. Minyak mentah West Texas Intermediate naik sebanyak 1,5% menjadi $61 per barel, mencatat kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Selain kenaikan premi bahan bakar, pedagang teknis yang dikenal sebagai penasihat perdagangan komoditas berpotensi memacu pembelian tambahan dalam beberapa hari mendatang, menurut konsultan Energy Aspects. "Pemicu pembelian CTA yang lebih besar di atas $64,50 memiringkan keseimbangan risiko ke arah positif,"...

Dolar AS Tertekan, Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Kian Kuat
Tuesday, 11 November 2025 19:52 WIB | DOLLAR

Dolar Amerika Serikat (USD) kembali tertekan pada perdagangan Selasa malam waktu Asia, seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Sentimen positif terhadap prospek berakhirnya penutupan pemerintah AS juga mendorong investor beralih ke aset berisiko. Indeks dolar (DXY) turun ke sekitar 99,5, mendekati posisi terendah dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan ini terjadi setelah serangkaian pernyataan pejabat The Fed yang menegaskan bahwa arah kebijakan berikutnya akan sangat bergantung pada data ekonomi yang tertunda...