Saturday, 11 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Harga Emas Berjangka Naik Ditengah Dolar Menguat
Monday, 3 February 2025 20:57 WIB | GOLD EMAS

Harga emas berjangka naik 0,2% menjadi $2.839,60 per ons, meskipun dolar AS yang lebih kuat membatasi potensi kenaikannya sebagai safe haven. Logam mulia tersebut naik 2,5% selama seminggu dan 6,3% sepanjang tahun ini. Emas mengawali minggu ini dengan catatan yang beragam, menyeimbangkan antara penghindaran risiko dan dolar AS yang lebih kuat setelah Presiden Trump mengenakan tarif pada Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, kata Nikos Tzabouras dari Tradu.com. Setelah mencapai rekor tertinggi baru pada hari Jumat, logam mulia tersebut masih memiliki ruang untuk naik karena perang dagang...

Minyak AS Melebihi Kenaikan Harga Global
Monday, 3 February 2025 20:37 WIB | Minyak WTI Oil,

Patokan minyak mentah AS melebihi kenaikan di pasar minyak lain setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif yang mengancam aliran dari dua pemasok asing terbesar Amerika. Harga minyak West Texas Intermediate naik hingga $2,65 per barel pada hari Senin, dibandingkan dengan $1,67 untuk Brent, sehingga mempersempit selisih antara kedua jenis minyak tersebut ke yang terkecil sejak September 2023. Selisih yang menyempit menggarisbawahi risiko terhadap pasokan di AS, baik dari aliran Kanada ke pusat penyimpanan Oklahoma tempat minyak mentah berjangka Amerika dihargai, maupun dari pengiriman...

EUR/USD Merosot Akibat Ancaman Tarif Presiden AS Trump Terhadap Zona Euro
Monday, 3 February 2025 19:27 WIB | EUR/USD

EUR/USD Merosot lebih dari 1% hingga mendekati 1,0240 pada awal minggu. Pasangan mata uang utama ini Merosot karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi ancamannya untuk mengenakan tarif pada Uni Eropa (UE). Selama akhir pekan, Donald Trump mengenakan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko serta 10% pada Tiongkok. Trump juga memperingatkan bahwa ia juga akan menaikkan pungutan pada blok perdagangan tersebut, tetapi ia tidak memberikan banyak informasi. "Itu pasti akan terjadi dengan Uni Eropa. Saya dapat memberi tahu Anda itu karena mereka benar-benar telah mengambil keuntungan...

Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi
Monday, 3 February 2025 18:36 WIB | GOLD EMAS

Emas naik di atas $2.800 per ons pada bulan Februari, bertahan di dekat rekor tertingginya di tengah gelombang pelonggaran kebijakan moneter dari bank-bank sentral utama karena pasar menilai dampak dimulainya perang dagang di Amerika Utara dan Tiongkok terhadap ekonomi global. AS mengenakan tarif 10% pada Tiongkok dan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko, dengan kekhawatiran pertumbuhan yang lebih rendah membebani kemungkinan reaksi agresif Fed yang membatasi dampak pada aset yang sensitif terhadap suku bunga. Namun, pasar memperkirakan Fed akan memberikan dua pemotongan suku bunga tahun ini....

Harga Perak Stabil (XAU/USD) di Tengah Penguatan Dolar
Monday, 3 February 2025 16:45 WIB | Perak SILVER

Harga perak stabil di $31 per ons pada hari Senin (3/2), karena dolar melonjak menyusul pemberlakuan tarif baru AS pada mitra dagang utama. Selama akhir pekan, Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif 25% pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada dan pungutan 10% pada impor dari Tiongkok, yang mendorong tindakan pembalasan dari negara-negara yang terkena dampak. Pasar sekarang memperhitungkan risiko yang meningkat dari gangguan perdagangan global, pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat, dan inflasi yang meningkat kembali, bersama dengan ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih sedikit...